“Hai
manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan
itu…………”﴾ Al Hajj:73 ﴿
Imam Jalaudin as-Suyuthi (wafat tahun 911 H)
dalam kitabnya Al-Itqan fi Ulum al-Qur’an menulis: “Disunahkan membaca
Al-Qur’an dengan tadabbur [merenungkan kandungan maknanya] dan tafahhum
[berusaha memahami kandungan maknanya], karena hal itu merupakan maksud
teragung dan tujuan terpenting [dari membaca Al-Qur’an], dengannya dada akan
lapang dan hati akan mendapatkan cahaya.”
Allah Ta’ala berfirman:
كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ
لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ
‘[Al-Qur’an adalah] sebuah kitab yang Kami
turunkan kepadamu, penuh berkah, agar mereka mentadabburi ayat-ayatnya…” (QS.
Shad [38]: 29)
Allah Ta’ala juga berfirman:
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَى
قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا
“Maka apakah mereka tidak mentadabburi
Al-Qur’an ataukah pada hati mereka terdapat gembok-gembok penghalangnya?” (QS.
Muhammad [47]: 24)
Imam Muhammad Thahir bin ‘Asyur at-Tunisi
(wafat tahun 1393 H) menulis:
وَحَرْفُ أَمْ لِلْإِضْرَابِ الِانْتِقَالِيِّ.
وَالْمَعْنَى: بَلْ عَلَى قُلُوبِهِمْ أَقْفَالٌ وَهَذَا الَّذِي سَلَكَهُ
جُمْهُورُ الْمُفَسِّرِينَ
“Huruf am [ataukah] dalam ayat tersebut
berfungsi sebagai bentuk kebalikan pepindahan. Maknanya adalah [mereka tidak
mentadaburi Al-Qur’an] justru [karena] pada hati mereka terdpat gembok-gembok
penghalangnya. Inilah penafsiran yang ditempuh oleh mayoritas ulama tafsir.” (Muhammad Thahir
at-Tunisi, At-Tahrir wa at-Tanwir fit Tafsir, 26/113)
Maksud dari pernyataan Imam Muhammad Thahir
bin ‘Asyur at-Tunisi diatas adalah, ketika tafsiran AL-Qur’an telah dirubah2
oleh ulama-ulama yg mementingkan politik, maka kita patut untuk mentadaburi
AL-Qur’an untuk mengetahui makna tafsiran yg sebenarnya, seperti dibawah ini..﴾ Al Anfaal:29 ﴿
Hai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa
kepada Allah, Kami
akan memberikan kepadamu Furqaan (pembeda mana yg haq dan mana yg bathil).
Dan kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni
(dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
Sebelum kita memulai perjalanan menelusuri
pelajaran Ilmu Allah SWT ini yg terlihat seperti “menyesatkan dan banyak yg
dihubung-hubungkan” dikarenakan kita awam dan hanya melihat dari sisi
negativnya atau melihat dari satu sudut pandang saja tanpa mempelajarinya lebih
dalam lagi atau menguji materi berdasarkan tempat kejadian sambil berhusnuzon,
kita harus melihat dasar dalil AL-Qur’an untuk membuktikan disuatu hari
nanti, apakah ilmu2 dari artikel ini benar atau salah seperti yg dikatakan
suroh berikut (sesuai dengan petunjuk rosul SAW tentang akhir zaman dengan
membaca suroh AL-Kahfi, karena tidak mungkin zaman ini dinamakan dengan zaman
akhir atau zaman babak ke 4 mulkan jabariyah “penguasa diktator/penguasa2 yg
memaksakan kehendak” jika tidak ada fitnah2 besar seperti sejarah2 yg
dimanipulasi/difitnah dan di ubah2 nama2 tempatnya) :
Dia berkata: “Jika kamu mengikutiku,
maka janganlah kamu menanyakan kepadaku tentang sesuatu apapun, sampai aku
sendiri menerangkannya kepadamu”. ﴾ Al Kahfi:70 ﴿
Jika Jackie Chan dalam filmnya “The Karate
Kid” mengajarkan muridnya Kung Fu dengan metode yg tidak biasa dilakukan oleh
guru2 lain, sehingga muridnya tidak sabar dan ingin mengakhiri latihannya dan
kemudian Jackie Chan menerangkan bahwa “Kung Fu ada dikehidupan/kegiatan kita
sehari-hari”. Begitu juga dengan nabi khidir As yg mengajarkan ilmu Allah SWT
kepada nabi Musa As dan admin yg akan membahas dan menjelaskan ilmu Allah SWT
yg seluas langit dan bumi dengan metode yg tidak biasa (banyak yg
dihubung-hubungkan yg tentunya dengan dalil agar menjadi sebuah ilmu yg benar
dan lurus, seperti halnya sebatang lidi yg telah di patah-patahkan lalu kita
sambungkan dengan perekat/lem agar sebatang lidi itu menjadi TEGAK LURUS dan
MEMANJANG, seperti sedia kala).
“Dan pasti akan Kami beritakan kepada mereka
dengan ilmu (Kami) dan Kami tidak jauh (dari mereka).” (QS.AL-A’Raf:7)
“Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu
dengan mencabutnya dari hamba-hamba. Akan tetapi Dia mencabutnya dengan
diwafatkannya para ulama sehingga jika Allah tidak menyisakan seorang alim pun,
maka orang-orang mengangkat pemimpin dari kalangan orang-orang bodoh. Kemudian
mereka ditanya, mereka pun berfatwa tanpa dasar ilmu. Mereka sesat dan
menyesatkan.” (HR. Al-Bukhari no. 100 dan Muslim no. 2673)
“AL-Qur’ an adalah pedoman hidup manusia,
semua sejarah ada di dalamnya, bukan hanya sejarah dari negeri arab atau timur
tengah, tetapi juga indonesia dan seluruh dunia..”
AL-Qur’an datang, tidak hanya meluruskan ilmu
Tauhid dan AKhlak manusia, tetapi juga meluruskan sejarah-sejarah terdahulu….
Sejak Van Erp tahun 1817 yg mengatakan bahwa
Borobudur adalah Candi Budha, sampai sekarang pernyataan itu dianggap sebagai
KEBENARAN.
Pada saat itu orang yg mendalami dunia
sejarah kepurbakalaan di Indonesia berdasarkan AL-Qur’an sangat sedikit dan
mungkin belum ada (lihatlah dimana bukti2 sejarah dari para ulama tafsir
terdahulu?? sementara kita tahu bahwa dahulu khilafah runtuh dikarenakan para
zionis eropa dan dukungan dari negeri arab sendiri, apakah kita tidak
berprasangka bahwa tafsiran pada saat itu sudah diubah2 dikarenakan zionis
tidak ingin sama sekali khilafah bangkit kembali). Karena tafsir AL-Qur’an
pertama dalam bahasa bahasa Indonesia baru terbit 1928. (Alfurqon oleh A
Hasan).
Tentu saja ucapan Van Erp itu
terbiarkan berlama-lama tanpa ada yg mengoreksinya. Sekarang sudah waktunya
untuk dipertanyakan. Karena jika pernyataan Van Erp itu salah, umat manusia lah
yg seluruhnya akan dirugikan. Terutama yang dirugikan adalah Indonesia. Ini PR untuk
DPR yg kerjaannya hanya menyusahkan rakyat. Kita perlu undang2 untuk melindungi
hal semacam ini, undang2 berdasarkan syariat islam, agar kita dapat melakukan
Sidang Uji Materi. Jika tidak, kita akan dirugikan sepanjang zaman.
Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu
sunnah-sunnah Allah; Karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan
perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).
﴾ Ali Imran:137 ﴿
“Akan terjadi beberapa fitnah. Aku bertanya,
Apa jalan keluarnya? Beliau menjawab: ‘Kitabullah. Kitabullah. Di dalamnya
terdapat kisah kaum sebelum kalian, kabar kaum setelah kalian & ketentuan
hukum di antara kalian. Ia adalah kitab yg jelas & pasti, bukan senda
gurau. Ia adalah kitab yg jika ditinggalkan oleh orang-orang yg sombong,
niscaya akan dibinasakan oleh Allah. Barangsiapa mencari petunjuk pada kitab
selainnya, niscaya Allah akan menyesatkannya, sebab ia adalah tali Allah yg
kuat. Ia adalah peringatan yg bijaksana. Ia adalah jalan yg lurus. Dengannya
hawa nafsu tak akan menyimpang & lisan tak akan keliru. Para ulama tak
pernah merasa kenyang & bosan karena banyak pengulangan serta keajaibannya
tak pernah habis. Ia adalah kitab yg tak akan habis jika didengar oleh bangsa
jin, hingga mereka berkata:‘(Sesungguhnya kami telah mendengar Al Qur’an yg
menakjubkan) ‘ (Qs, Al Jin: 1). Ia adalah kitab yg jika siapa saja berkata
dengannya, pasti benar, siapa yg memutuskan perkara dengannya, pasti adil,
siapa yg beramal dengannya, pasti diberi pahala & siapa yg menyeru kepadanya,
pasti ditunjukkan ke jalan yg lurus.’ Ambillah ia untukmu, hai A’war.” [HR. Darimi No.3197].
fitnah yg termasuk dari hadits diatas adalah
termasuk fitnah besar seperti negeri syam ada di barat (timur tengah) yg
sebenarnya ada di timur (indonesia/sundaland), dan rosulullah SAW membuat
perumpamaan melalui hadits : Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah
radliyallaahu ‘anhu, bahwasannya Rasulullah shallalaahu ‘alaihi wa sallam pernah
bersabda :
بادِروا بالأعمال ستًّا : طلوع الشمس من مغربها
“Bersegeralah melakukan amal-amal ketaatan
sebelum datangnya enam perkara : terbitnya matahari dari arah barat”. Shahih Muslim, Baab Fii
Baqiyyatin min Ahaadiitsid-Dajjaal (18/87 – bersama Syarh An-Nawawiy)
Lihat selengkapnya diartikel ini :
Ingatlah bahwa yg telah mengubah sejarah
negeri ini ialah para ahli kitab, karena memang mereka itu suka merubah
kalimat2 dari tempat2nya, termasuk sejarah :
(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya,
Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka
suka merubah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan
sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu
(Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit
diantara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan
mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. ﴾ Al
Maidah:13 ﴿
AL-Qur’an
adalah bukti untuk tiap sesuatu dan penjelasan tiap sesuatu (bermakna luas).
Maka di mana negeri saba atau negeri syam itu tentulah dapat dijelaskan dan
dibuktikan dengan AL-Qur’an……………….
“………Bahkan dia mengoreksi yang di hadapannya
dan penjelasan tiap sesuatu” (Q.S. Yusuf:111)
Tahukah anda? Bahwa sebenarnya Kronologi
Sejarah Islam Indonesia dan peradabannya ada di ayat-ayat AL-Qur’an Suroh
An-Naml 16-48 dan di Suroh Saba 12-41 ? entah
mengapa ada yang menutup-nutupi kebenaran sejarah islam dan peradabannya yg
sangat maju di negeri Indonesia ini, mungkin juga di karenakan orang-orang
indonesia terdahulu yang telah berbuat zhalim terhadap dirinya sendiri, hingga
mereka mendustakan ayat-ayat ALLAH SWT dan menganggapnya sihir yg diada-adakan,
sehingga ALLAH SWT pun tidak meridhoi peradaban islam di Indonesia dikarenakan
orang-orang Indonesia terdahulu tidak bersyukur akan kebesaran ALLAH SWT dan
mensyukuri nikmatNYA. Berikut Kronologi Sejarah Islam Indonesia dan Peradaban
Islam di Indonesia yg di ambil dari AL-Qur’an :
بِسْمِ اللَّـهِ
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
(Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah
lagi Maha Penyayang).
Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia
berkata: “Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan
kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia
yang nyata”. (An Naml:16 ﴿
Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya
dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam
barisan). ﴾ An Naml:17 ﴿
Hingga apabila mereka sampai di lembah semut
berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu,
agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak
menyadari”; ﴾ An Naml:18 ﴿
Maka dia tersenyum dengan tertawa karena
(mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah aku ilham
untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan
kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau
ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu
yang saleh”. ﴾ An Naml:19 ﴿
Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata:
“Mengapa aku tidak melihat hud-hud, apakah dia termasuk yang tidak hadir. ﴾ An
Naml:20 ﴿
Sungguh aku benar-benar akan mengazabnya
dengan azab yang keras atau benar-benar menyembelihnya kecuali jika benar-benar
dia datang kepadaku dengan alasan yang terang” ﴾ An Naml:21 ﴿
Burung Hud-hud menemukan Ratu Balqis di
Negeri Saba (INDONESIA)
Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud),
lalu ia berkata: “Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya;
dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini. ﴾ An
Naml:22 ﴿
Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita
yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai
singgasana yang besar. ﴾ An Naml:23 ﴿
Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah
matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah
perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga
mereka tidak dapat petunjuk, ﴾ An Naml:24 ﴿
Agar mereka tidak menyembah Allah Yang
mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan Yang mengetahui apa
yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. ﴾ An Naml:25 ﴿
Allah, tiada Tuhan Yang disembah kecuali Dia,
Tuhan Yang mempunyai ‘Arsy yang besar”. ﴾ An Naml:26 ﴿
Berkata Sulaiman: “Akan kami lihat, apa kamu
benar, ataukah kamu termasuk orang-orang yang berdusta. ﴾ An Naml:27 ﴿
Pergilah dengan (membawa) suratku ini, lalu
jatuhkan kepada mereka, kemudian berpalinglah dari mereka, lalu perhatikanlah
apa yang mereka bicarakan” ﴾ An Naml:28 ﴿
Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan
sesungguhnya (isi)nya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha
Penyayang”. ﴾ An Naml:30 ﴿
“Bahwa
janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku
sebagai orang-orang yang berserah diri”. ﴾ An Naml:31 ﴿
Berkata dia (Balqis): “Hai para pembesar
berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan
sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku)”. ﴾ An Naml:32 ﴿
Mereka menjawab: “Kita adalah orang-orang
yang memiliki kekuatan dan (juga) memiliki keberanian yang sangat (dalam
peperangan), dan keputusan berada ditanganmu: maka pertimbangkanlah apa yang
akan kamu perintahkan”. ﴾ An Naml:33 ﴿
Dia berkata: “Sesungguhnya raja-raja apabila
memasuki suatu negeri, niscaya mereka membinasakannya, dan menjadikan
penduduknya yang mulia jadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka
perbuat. ﴾ An Naml:34 ﴿
Dan sesungguhnya aku akan mengirim utusan
kepada mereka dengan (membawa) hadiah, dan (aku akan) menunggu apa yang akan
dibawa kembali oleh utusan-utusan itu”. ﴾ An Naml:35 ﴿
Maka tatkala utusan itu sampai kepada
Sulaiman, Sulaiman berkata: “Apakah (patut) kamu menolong aku dengan harta?
maka apa yang diberikan Allah kepadaku lebih baik daripada apa yang
diberikan-Nya kepadamu; tetapi kamu merasa bangga dengan hadiahmu. ﴾ An Naml:36
﴿
Kembalilah kepada mereka sungguh kami akan
mendatangi mereka dengan balatentara yang mereka tidak kuasa melawannya, dan
pasti kami akan mengusir mereka dari negeri itu (Saba) dengan terhina dan
mereka menjadi (tawanan-tawanan) yang hina dina”. ﴾ An Naml:37 ﴿
Berkata Sulaiman: “Hai pembesar-pembesar,
siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku
sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri”. ﴾ An
Naml:38 ﴿
Berkata ‘Ifrit (yang cerdik) dari golongan
jin: “Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum
kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk
membawanya lagi dapat dipercaya”. ﴾ An Naml:39 ﴿
Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari
Al Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”.
Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun
berkata: “Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur
atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka
sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa
yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”. ﴾ An Naml:40
﴿
Dia berkata: “Rubahlah baginya singgasananya;
maka kita akan melihat apakah dia mengenal ataukah dia termasuk orang-orang
yang tidak mengenal(nya)”. ﴾ An Naml:41 ﴿
Dan ketika Balqis datang, ditanyakanlah
kepadanya: “Serupa inikah singgasanamu?” Dia menjawab: “Seakan-akan singgasana
ini singgasanaku, kami telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah
orang-orang yang berserah diri”. ﴾ An Naml:42 ﴿
Dan apa yang disembahnya selama ini selain
Allah, mencegahnya (untuk melahirkan keislamannya), karena sesungguhnya dia
dahulunya termasuk orang-orang yang kafir. ﴾ An Naml:43 ﴿
Dikatakan kepadanya: “Masuklah ke dalam
istana”. Maka tatkala dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang
besar, dan disingkapkannya kedua betisnya. Berkatalah Sulaiman: “Sesungguhnya
ia adalah istana licin terbuat dari kaca”. Berkatalah Balqis: “Ya Tuhanku, sesungguhnya
aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman
kepada Allah, Tuhan semesta alam”. ﴾ An Naml:44 ﴿
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus kepada
(kaum) Tsamud saudara mereka Shaleh (yang berseru): “Sembahlah Allah”. Tetapi
tiba-tiba mereka (jadi) dua golongan yang bermusuhan. ﴾ An Naml:45 ﴿
Dia berkata: “Hai kaumku mengapa kamu minta
disegerakan keburukan sebelum (kamu minta) kebaikan? Hendaklah kamu meminta
ampun kepada Allah, agar kamu mendapat rahmat”. ﴾ An Naml:46 ﴿
Mereka menjawab: “Kami mendapat nasib yang
malang, disebabkan kamu dan orang-orang yang besertamu”. Shaleh berkata:
“Nasibmu ada pada sisi Allah, (bukan kami yang menjadi sebab), tetapi kamu kaum
yang diuji”. ﴾ An Naml:47 ﴿
Dan adalah di kota itu sembilan orang
laki-laki yang membuat kerusakan di muka bumi, dan mereka tidak berbuat
kebaikan. ﴾ An Naml:48 ﴿
Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman,
yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan
perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami
alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di
hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang
menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab
neraka yang apinya menyala-nyala. ﴾ Saba’:12﴿
Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang
dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan
piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di
atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan
sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih. ﴾ Saba’:13 ﴿
Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian
Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali
rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin
itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak
akan tetap dalam siksa yang menghinakan. ﴾ Saba’:14 ﴿
Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda
(kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah
kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan): “Makanlah olehmu dari
rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya.
(Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha
Pengampun”. ﴾ Saba’:15 ﴿
Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan
kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua
kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit
dari pohon Sidr. ﴾ Saba’:16 ﴿
Demikianlah Kami memberi balasan kepada
mereka karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab (yang demikian
itu), melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir. ﴾ Saba’:17 ﴿
Dan Kami jadikan antara mereka dan antara
negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang
berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan.
Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan
aman. ﴾ Saba’:18 ﴿
Maka mereka berkata: “Ya Tuhan kami
jauhkanlah jarak perjalanan kami”, dan mereka menganiaya diri mereka sendiri;
maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka
sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat
tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur. ﴾
Saba’:19 ﴿
Dan sesungguhnya iblis telah dapat
membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya,
kecuali sebahagian orang-orang yang beriman. ﴾ Saba’:20 ﴿
Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap
mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada
adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu
Maha Memelihara segala sesuatu. ﴾ Saba’:21 ﴿
Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah
mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: “Apakah
mereka ini dahulu menyembah kamu?”. ﴾ Saba’:40 ﴿
Malaikat-malaikat itu menjawab: “Maha Suci
Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah
jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu”. ﴾ Saba’:41 Borobudur Bangunan Peninggalan Nabi Sulaiman?
Berkata Nuh: “Hai kaumku, bagaimana
pikiranmu, jika aku ada mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku, dan diberinya
aku rahmat dari sisi-Nya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami
paksakankah kamu menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya?” ﴾ Huud:28 ﴿
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi
neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati,
tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan
mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat
(tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga
(tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah).
Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka
itulah orang-orang yang lalai. ﴾ Al A’raf:179 ﴿
Membaca judul diatas, tentu banyak orang yang
akan mengernyitkan dahi, sebagai tanda ketidakpercayaannya. Bahkan, mungkin
demikian pula dengan Anda. Sebab, Nabi Sulaiman AS adalah seorang utusan Allah
yang diberikan keistimewaan dengan kemampuannya menaklukkan seluruh makhluk
ciptaan Allah, termasuk angin yang tunduk di bawah kekuasaannya atas izin
Allah. Bahkan, burung dan jin selalu mematuhi perintah Sulaiman.
Menurut Sami bin Abdullah al-Maghluts, dalam
bukunya Atlas Sejarah Nabi dan Rasul, Nabi Sulaiman diperkirakan hidup pada
abad ke-9 Sebelum Masehi (989-931 SM), atau sekitar 3.000 tahun yang lalu (akan
tetapi kematian nabi sulaiman AS baru diketahui disaat tongkatnya dimakan oleh
rayap didalam AL-Qur’an QS.Saba ayat 14, jadi bisa jadi nabi sulaiman baru
diketahui meninggal pada saat para Jin mendirikan borobudur yg belum
terselesaikan). Sementara itu, Candi Borobudur sebagaimana tertulis
dalam berbagai buku sejarah nasional, didirikan oleh Dinasti Syailendra pada
akhir abad ke-8 Masehi atau sekitar 1.200 tahun yang lalu. Karena itu, wajarlah
bila banyak orang yang mungkin tertawa kecut, geli, dan geleng-geleng kepala
bila disebutkan bahwa Candi Borobudur didirikan oleh Nabi Sulaiman AS.
Candi Borobudur merupakan candi Budha.
Berdekatan dengan Candi Borobudur adalah Candi Pawon dan Candi Mendut. Beberapa
kilometer dari Candi Borobudur, terdapat Candi Prambanan, Candi Kalasan, Candi
Sari, Candi Plaosan, dan lainnya. Candi-candi di dekat Prambanan ini merupakan
candi Buddha yang didirikan sekitar tahun 772 dan 778 Masehi.
Lalu, apa hubungannya dengan Sulaiman?
Benarkah Candi Borobudur merupakan peninggalan Nabi Sulaiman yang hebat dan
agung itu? Apa bukti-buktinya? Benarkah ada jejak-jejak Islam di candi Buddha
terbesar itu? Tentu perlu penelitian yang komprehensif dan melibatkan berbagai
pihak untuk membuktikan validitas dan kebenarannya.
Namun, bila pertanyaan di atas diajukan kepada
KH Fahmi Basya, ahli matematika Islam itu akan menjawabnya; benar. Borobudur
merupakan peninggalan Nabi Sulaiman yang ada di tanah Jawa.
Dalam bukunya, Matematika Islam 3 (Republika,
2009) dan bukunya “Borobudur peninggalan nabi sulaiman” cetakan ke 5 januari
2013, KH Fahmi Basya menyebutkan beberapa ciri-ciri Candi Borobudur yang
menjadi bukti sebagai peninggalan putra Nabi Daud tersebut. Di antaranya, hutan
atau negeri Saba, makna Saba, nama Sulaiman, buah maja yang pahit (kerajaan
Majapahit), dipindahkannya istana Ratu Saba ke wilayah kekuasaan Nabi Sulaiman,
bangunan yang tidak terselesaikan oleh para jin, tempat berkumpulnya Ratu Saba,
dan bangunan yg seperti tembok besar yg memanjang di laut utara Jayapura (yg
kemungkinan tembok ini ialah Tembok YA’JUJ MA’JUJ wallahu’alam, lihat artikel
ya’juj ma’juj dan tembok jayapura ini di link berikut : http://wp.me/p3gX77-54).
Dalam Alquran, kisah Nabi Sulaiman dan Ratu
Saba disebutkan dalam surah An-Naml [27]: 15-44, Saba [34]: 12-16, al-Anbiya
[21]: 78-81, dan lainnya. Tentu saja, banyak yang tidak percaya bila Borobudur
merupakan peninggalan Sulaiman.
Di antara alasannya, karena Sulaiman hidup
pada abad ke-10 SM, sedangkan Borobudur dibangun pada abad ke-8 Masehi. Kemudian,
menurut banyak pihak, peristiwa dan kisah Sulaiman itu terjadi di wilayah
Palestina, dan Saba di Yaman Selatan, sedangkan Borobudur di Indonesia.
Tentu saja hal ini menimbulkan penasaran.
Apalagi, KH Fahmi Basya menunjukkan bukti-buktinya berdasarkan keterangan
Alquran. Lalu, apa bukti sahih andai Borobudur merupakan peninggalan Sulaiman
atau bangunan yang pembuatannya merupakan perintah Sulaiman?
Dalam flying book itu KH Fahmi Basya
mengungkapkan dengan bukti-bukti ilmiah bahwa candi borobudur bukanlah hasil
kebudayaan hindu, sebagaimana kita ketahui selama ini. Candi borobudur sudah
ada sejak lama, jauh sebelum hindu ada di nusantara ini. Berdasarkan
penelitiannya, candi borobudur itu bahkan di bangun oleh nabi sulaiman dengan
bantuan para jin pada jaman ketika nusantara belum berbentuk seperti sekarang,
yaitu masih berupa daratan yang luas. Banyak data dan analisis yang dipaparkan
dalam flying book itu sebagai bukti terhadap argumen ini.
Untuk mengetahui salah satu bukti argumen
itu, sebelumnya ada baiknya kita mengetahui simbol lafadz bismillah. Simbol itu
bisa dibuat dengan melukis sebuah 7 buah lingkaran sama besar yang salah satu
lingkaran berada di tengah dan dikelilingi oleh 6 lingkaran lainnya.
Masing-masing lingkaran mewakili satu huruf pada lafadz bismillah yaitu ba, sin, mim, alif, lam, lam, dan ha’ . Jika keenam lingkaran di luar masing-masing titik pusatnya secara berurutan dihubungkan dengan garis kemudian lingkaran-lingakaran yang diluar itu dihapus, jadilah bentuk itu sebagai segi enam dengan lingkaran di tengahnya. Itulah simbol lafadz bismillah.
Masing-masing lingkaran mewakili satu huruf pada lafadz bismillah yaitu ba, sin, mim, alif, lam, lam, dan ha’ . Jika keenam lingkaran di luar masing-masing titik pusatnya secara berurutan dihubungkan dengan garis kemudian lingkaran-lingakaran yang diluar itu dihapus, jadilah bentuk itu sebagai segi enam dengan lingkaran di tengahnya. Itulah simbol lafadz bismillah.
Sekarang mari kita amati salah satu kontur
yang banyak terukir di batu-batu candi Borobudur. inilah kontur itu. Ternyata
bentuk itu banyak sekali kita temukan pada batu-batu di candi Borobudur. Segi
enam dengan lingkaran ditengahnya. Apakah arti bentuk itu? Ternyata simbol segi
enam dengan lingkaran di bawahnya adalah simbol lafadz bismillah. Demikianlah
salah satu bukti analisa yang disampaikan oleh KH Fahmi Basya dalam flying
booknya.
Selain itu, dalam flying book tersebut juga
diungkapkan secara ilmiah bahwa candi borobudur dahulunya bukan di tempat
seperti yang sekarang, melainkan sempat mengalami pemindahan dengan kecepatan
pemindahan melebihi kecepatan cahaya (60.000 kali). Hal ini mengakibatkan
kontur candi borobudur mengalami peluruhan. Pemindahan candi ini sesuai cerita
dalam alqur’an : “Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AI Kitab: “Aku
akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala
Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini
termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari
(akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia
bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka
sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”. (QS.An Naml:40)
Selama ini yang sering diungkapkan adalah
bahwa pemindahan itu dari yaman ke palestina, namun sesungguhnya bukti nyatanya
belum pernah ditemukan.
Lalu menurut penelitian KH Fahmi Basya,
dimana letak candi Borobudur sebelum dipindahkan? Jawabannya adalah di kawasan
candi boko yang terletak di kabupaten bantul. Di kawasan itu nampak bekas-bekas
adanya candi besar. Namun, candi besar itu hilang, entah bagaimana hilangnya,
yang jelas bukan karena hancur atau runtuh. Bahkan di kawasan candi boko
ditemukan serpihan-serpihan sisa candi yang konturnya mirip dengan kontur candi
borobudur. Hanya saja, kontur yang ada di kawasan candi boko ini tampak lebih
jelas dibandingkan dengan kontur yang ada di candi borobudur. Hal ini
disebabkan peluruhan yang terjadi akibat pemindahan dengan kecepatan 60.000
kali kecepatan cahaya tadi. (Lihat gambar diatas)
Lebih jauh lagi KH Fahmi Basya membahas sisi
lain dari candi borobudur, yaitu bahwa desain candi borobudur sangat kompleks
dan memiliki makna yang dalam. Misalnya relief yang ada di dinding-dindingnnya,
ukuran volume candi yang membentuk balok al quran ( 23x23x12 = 6348
= jumlah ayat dalam alqur’an berserta basmalah), bahkan bukti foto google
earth yang menunjukkan bahwa puncak candi membentuk sebuah sebuah garis lurus
yang menghubungkannya dengan rukun syaam dan hajar aswad ka’bah, apakah ini
menandakan letak dimana negeri SYAM? (Admin akan bahas ini di pertengahan dan
akhir artikel ini, maka dari itu pahami secara telitilah rahasia besar di
artikel ini tentang sejarah islam di negeri ini). Dan banyak lagi
fakta-fakta yang dikemukakan dalam flying book itu.
Nama saba’ sendiri, di dapat dari Alqur’an,
dimana secara singkat Alqur’an (surat An Naml dan surat Saba’) menceritakan
bahwa negeri saba’ dahulu merupakan sebuah negeri yang amat makmur, subur
tanahnya dan maju bangsanya. Dalam negeri itu pernah hidup Nabi-Nabi terdahulu
seperti nabi daud AS, Nabi Sulaiman AS, dan juga seorang ratu perempuan yang
amat melegenda yaitu ratu Bilqis. Namun, negeri itu dimusnahkan oleh Allah SWT
dengan sebuah banjir yang amat besar karena kemusyrikan bangsa di negeri itu,
yaitu kereka melekukan ibadah menyembah matahari.
Sementara itu, dalam sebuah legenda yang
sangat terkenal di dunia, konon pernah ada sebuah negeri yang karakteristiknya
hampir mirip dengan yang diceritakan alqur’an itu. Negeri itu bernama negeri
Atlantis. Negeri itu berada di sebuah daratan yang luas dan subur, dan dihuni
oleh bangsa maju dan makmur, unggul dalam hal irigasi pertanian. Daratan luas
itulah yang disebut sebagai benua Atlantis yang mana benua itu musnah pada
jaman es. Seiring tenggelamnya daratan Atlantis, maka musnahlah negeri Atlantis
yang begitu makmur itu.
Atlantis adalah misteri yang
menggoda para ilmuwan, dan kaum spritualis untuk menelisik kembali peradaban
maju manusia yang, konon, hilang ditelan bumi. Sampai saat ini, setidaknya ada
ribuan buku telah ditulis ihwal legenda itu.
Pada mulanya adalah Plato (427-347 SM),
filsuf Yunani, mencatat cerita soal benua hilang itu dalam dua karyanya, Timaeus
dan Critias. Keduanya adalah karya terakhir Plato, yang ditulis pada
347 SM.
Berdasarkan dua karya Plato itu, DR Danny
Hilman Natawidjaja, menelurkan sebuah buku yang berjudul “Plato Tidak Bohong,
Atlantis Pernah Ada di Indonesia.”
“Konsep utama unsur pembentukan alam terdiri
dari air, api, tanah, dan udara. Semua itu tertuang dalam dua karya Plato
Timaeus dan Critias, jadi tidak mungkin Plato berbohong dan berkhayal,” kata
Danny Hilman, di sela acara Diskusi Bencana dan Peradaban dan Peluncuran Buku
“Plato Tidak Bohong, Atlantis Pernah Ada di Indonesia,” di Jakarta, 20 Mei
2013.
Danny menambahkan, dua karya Plato itu
berasal dari manuskrip yang dimiliki oleh kakeknya yang didapat dari Mesir yang
sudah ditranskip ke dalam bahasa Yunani.
Di karya Critias menyebutkan kalau Atlantis
berasal dari 9.600 SM atau 11.600 tahun yang lalu (sementara kita tahu
bahwa di zaman itulah nabi sulaiman As hidup). Atlantis dijelaskan
sebagai wilayah tropis, bertemperatur sedang, berbentuk daratan besar
yang sangat indah, subur, banyak sumber air, flora, fauna, dan bahan tambang
logam mineral.
“Di karya itu juga dikatakan ada dua binatang
buas di Atlantis. Apakah itu harimau atau komodo?” ujar Danny. Berdasarkan
kemiripan kisah dalam Al Qur’an dan legenda yang berkembang di hampir sekuruh
penjuru dunia itu, bisa jadi, negeri saba’ atau negeri syam yang dimaksudkan
dalam Al Quran itu tak lain adalah negeri Atlantis yang dulu mendiami daratan
Atlantis yang kini sudah musnah akibat banjir besar di jaman es. Benar atau
tidaknya memeang masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
Selama ini hampir kebanyakan ilmuwan
mengatakan bahwa negeri saba’ yang disebutkan dalam Alquran itu terletak di daerah
Yaman, bahkan dalam banyak tafsir Al Quran pun mengatakan demikian. Namun,
melalui ekspedisi dan penelitiannya, yang hasilnya dibuat dalam bentuk flying
boook, KH Fahmi Basya menyimpulkan bahwa bukanlah daerah Yaman letak sebenarnya
negeri Saba’ itu, melainkan ia berada di sebuah wilayah dengan pusatnya di
pulau Jawa, dimana dahulu wilayah itu mencakup wilayah Indonesia dan masih
merupakan sebuah daratan yang luas atau berupa sebuah benua. Berikut saya
tuliskan 14 bukti yang dikemukakan oleh KH fahmi Basya yang mengungkapkan bahwa
negeri saba’ dalam Al Qur’an itu bukan terletak di Yaman melainkan di
Indonesia.
PERTAMA. Nama saba’ itu sendiri. “..dan
kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini.” (QS.
27:22). Di Indonesia ada nama dan tempat bernama saba’ (tempat pertemuan) dan
ada tempatnya. sementara di Yaman tidak ada. Yang ada hanya sabuun(prasasti),
tapi tidak ada a=nama tempat bernama saba’
Kedua, pekerjaan jin yang tidak selesai
ketika mengetahui Sulaiman telah wafat.”Maka tatkala Kami telah menetapkan
kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu
kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur,
tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka
tidak akan tetap dalam siksa yang menghinakan” (QS Saba [34]: 14). Saat
mengetahui Sulaiman wafat, para jin pun menghentikan pekerjaan terakhirnya di
Borobudur diakhir abad ke-8 Masehi. Di Borobudur, terdapat patung yang belum
tuntas diselesaikan. Patung itu disebut dengan Unfinished Solomon.
Ketiga, para jin diperintahkan membangun
gedung yang tinggi dan membuat patung-patung. “(nabi Sulaiman As) berkata
‘rubahlah baginya singgasananya, maka kita akan melihat apakah dia mengenal
ataukah dia termasuk org-org yg tidak mengenalnya” (AN-Naml ayat 41)
disini “singgasana” yg dimaksud adalah borobudur, nabi sulaiman As sengaja membuat ukiran-ukiran patung seperti patung budha, padahal itu hanyalah kamuflase agar mengetahui siapakah kaum muslimin yg menyadari kamuflase tersebut.
disini “singgasana” yg dimaksud adalah borobudur, nabi sulaiman As sengaja membuat ukiran-ukiran patung seperti patung budha, padahal itu hanyalah kamuflase agar mengetahui siapakah kaum muslimin yg menyadari kamuflase tersebut.
Dan inilah jawaban dari kamuflase yg
diciptakan nabi sulaiman As tersebut yg tersembunyi di borobudur selama ini yg
ternyata ada di dalam Al-qur’an : “para jin itu membuat untuk sulaiman apa yg
dikehendakinya dari gedung-gedung yg tinggi dan patung-patung dan piring-piring
yg (besarnya) seperti kolam dan periuk yg tetap (berada diatas tungku).
Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada allah), dan sedikit sekali
dari hamba-hambaku yg berterima kasih.” (Qs.Saba ayat 13)
gedung-gedung tinggi adalah candi perambanan,
patung2 dan piring2 yg besarnya seperti kolam dan periuk yg tetap berada diatas
tungku itu adalah borobudur. Di Yaman tidak ada bangunan semacam ini, tapi di
Indonesia ada, yaitu candi Borobudur dan candi perambanan. candi Borobudur
terletak di sebuah lembah, dan itulah lembah semut, lembah terindah di dunia.
Keempat, Sulaiman berbicara dengan
burung-burung dan hewan-hewan. (QS An-Naml [27]: 20-22). Reliefnya juga ada.
Bahkan, sejumlah frame relief Borobudur bermotifkan bunga dan burung. Terdapat
pula sejumlah relief hewan lain, seperti gajah, kuda, babi, anjing, monyet, dan
lainnya.
Kelima, kisah Ratu Saba dan rakyatnya yang
menyembah matahari dan bersujud kepada sesama manusia.”Aku mendapati dia dan
kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka
memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan
(Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk” (QS An-Naml [27]: 22). Menurut
Fahmi Basya, Saba artinya berkumpul atau tempat berkumpul. Ungkapan burung
Hud-hud tentang Saba, karena burung tidak mengetahui nama daerah itu.
“Jangankan burung, manusia saja ketika berada di atas pesawat, tidak akan tahu
nama sebuah kota atau negeri,” katanya menjelaskan. Ditambahkan Fahmi Basya,
tempat berkumpulnya manusia itu adalah di Candi Ratu Boko yang terletak sekitar
36 kilometer dari Borobudur. Jarak ini juga memungkinkan burung menempuh
perjalanan dalam sekali terbang. Dan di Yaman tidak dijumpai tempat semacam
itu, sementara di Indonesia tempat semacam itu ada yaitu di kawasan bukit candi
Boko dan simbol kerajaan majapahit “surya majapahit” (simbol yg
membuktikan bahwa kerajaan majapahit dahulu pernah menyembah matahari, tetapi
mereka sadar itu ialah sesat dan memilih agama Islam, Pada lambang Majapahit
yang berupa delapan sinar matahari terdapat beberapa tulisan Arab, yaitu
shifat, asma, ma’rifat, Adam, Muhammad, Allah, tauhid dan dzat. Kata-kata yang
beraksara Arab ini terdapat di antara sinar-sinar matahari yang ada pada lambang
Majapahit ini. ). Di kawasan bukit candi boko ada tempat yang digunakan
untuk menyembah matahari yang berupa bangunan di atas bukit menghadap ketimur,
ke arah matahari terbit. (Lihat gambar paling atas)
Keenam, Saba ada di Indonesia, yakni
Wonosobo. Dalam Alquran, wilayah Saba ditumbuhi pohon yang sangat banyak.
“Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman
mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada
mereka dikatakan): “Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu
dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan
(Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun”.(QS Saba [34]: 15). Dalam kamus
bahasa Jawi Kuno, yang disusun oleh Dr Maharsi, kata ‘Wana’ bermakna hutan.
Jadi, menurut Fahmi, wana saba atau Wonosobo adalah hutan Saba.
Ketujuh, buah yang rasanya pahit, dan menjadi
buah mulut (cerita rakyat). “…dan kami ganti kedua kebun mereka dengan dua
kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit…”(QS. 34:16). Di
Indonesia ada buah yang rasanya pahit yaitu buah MAJAPAHIT, di Yaman tidak
ada.”Tetapi, mereka berpaling maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang
besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi
(pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.” (QS
Saba [34]: 16).
Kedelapan, nama Sulaiman menunjukkan sebagai
nama orang Jawa. Awalan kata ‘su’merupakan nama-nama Jawa. Dan, Sulaiman adalah
satu-satunya nabi dan rasul yang 25 orang, yang namanya berawalan ‘Su’.
Kesembilan, Sulaiman berkirim surat kepada Ratu Saba melalui burung Hud-hud.
“Pergilah kamu dengan membawa suratku ini.” (QS An-Naml [27]: 28). Menurut
Fahmi, surat itu ditulis di atas pelat emas sebagai bentuk kekayaan Nabi
Sulaiman. Ditambahkannya, surat itu ditemukan di sebuah kolam di Candi Ratu
Boko.(Lihat Gambar paling atas)
Kesepuluh, bangunan yang tinggal sedikit
(Sidrin qalil). Lihat surah Saba [34] 16) pohon yg dimaksud ialah “bangunan”.
Bangunan yang tinggal sedikit itu adalah wilayah Candi Ratu Boko. Dan di sana
terdapat sejumlah stupa yang tinggal sedikit. “Ini membuktikan bahwa Istana
Ratu Boko adalah istana Ratu Saba yang dipindahkan atas perintah Sulaiman,”
kata Fahmi menegaskan.
Selain bukti-bukti di atas, kata Fahmi, masih
banyak lagi bukti lainnya yang menunjukkan bahwa kisah Ratu Saba dan Sulaiman
terjadi di Indonesia. Seperti terjadinya angin Muson yang bertiup dari Asia dan
Australia (QS Saba [34]: 12), kisah istana yang hilang atau dipindahkan, dialog
Ratu Bilqis dengan para pembesarnya ketika menerima surat Sulaiman (QS An-Naml
[27]: 32), nama Kabupaten Sleman, Kecamatan Salaman, Desa Salam, dan lainnya.
Kesebelas, sisa banjir”…maka Kami
datangkan kepada mereka banjir yang besar…” (QS.34:16). Di Yaman disebutkan
banjir ini disebabkan runtuhnya bendungan Ma’rib (sebesar bendungan situ
gintung) tapi banjir yang semacam ini terlalu kecil untuk memusnahkan sebuah
negeri. Tapi di Indonesia banjir itu ada yaitu banjir sangat besar yang
menenggelamkan dataran/dangkalan sunda, mengakibatkan Indonesia terbagi menjadi
banyak pulau. Fakta sejarah mengungkapkan bahwa dulu nusantara merupakan satu
wilayah daratan yang luas sebelum menjadi wilayah kepulauan.
Kedua belas, Bukti bahwa negeri saba’ telah
dihancurkan sehancur-hancurnya. “Maka kami jadikan mereka buah mulut dan kami
hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda- tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar
lagi bersyukur.” (QS.34:19). Di Indonesia fakta jelas mengatakan bahwa wilayah
nusan tara yang dulunya satu daratan, setelah banjir besar di jaman es terbagi
menjadi 17.000 pulau. Dari 1 menjadi 17.000. dalam sejarah dunia belum pernah
ada daratan yang karena suatu kejadian kemudian menyebabkannya terbagi menjadi
17.000 bagian. Inilah maksud dari dihancurkan sehancur-hancurnya. Semantara di
Yaman tidak ada fakta semacam itu.
Ketiga belas, “…Kami bataskan padanya
perjalanan…”(QS.34:18). Setelah banjir besar, maka perjalana darat menjadi
terbatas karena pulau-pulau dibatasi lautan. Sementara di Yaman tidak
ditemukakan fakta ini.
Keempat belas, Surat dari Nabi Sulaiman unutk
ratu Balqis. “Berkata ia (Balqis): “Hai pembesar-pembesar, sesungguhnya telah
dijatuhkan kepadaku sebuah surat yang mulia. Sesungguhnya surat itu, dari
SuIaiman dan sesungguhnya (isi)nya: “bismillahirrahmaanirrahiim” (QS.
27:29-30). Di Indonesia ada bukti yang ditemukan di istana ratu boko berupa
lempengan/plat emas bertuliskan bismillahirrahmaanirrahiim. Di Yaman tidak ada.
(Lihat gambar paling atas ATAU lihat videonya di link berikut : http://www.youtube.com/watch?feature=player_detailpage&v=W344Ijvxg6w)
Pernahkah kalian menonton film transformer 1?
Nah, di film itu dikisahkan ada sebuah kubus yg berasal dari langit yg jatuh ke
bumi, kubus itu bernama Allspark seperti gambar disamping. Ada kemungkinan para
zionis dibalik layar film holywood sudah tahu tentang rahasia pelajaran ilmu
Allah SWT yaitu piramida langit dan piramida bumi yg bermakna ilmu Allah seluas
langit dan bumi. Dan kubus yg jatuh dari langit itu adalah ka’bah, kubus
Allspark di piramida langit jatuh ke bumi, serta piramida bumi nya ialah
piramida2 yg sejajar dgn ka’bah seperti piramida giza, dan termasuk jg
borobudur qur’an (jangan kita melihat kubus Allspark di dalam film transformer
adalah untuk bermaksud jahat, tetapi ambilah makna terdalam yg sebenarnya baik
untuk prefrensi pelajaran ilmu Allah SWT yg mereka tutupi dan dimanipulasi)..
Arsy Borobudur adalah UFO dengan kecepatan
cahaya yg mengangkat Rosulullah SAW ke sidrotul muntaha..
Borobudur qur’an juga bermakna luas, yg salah
satu artinya ialah surga yg jatuh ke bumi melalui kubus ka’bah tetapi surga di
bumi ada di negeri ini, Indonesia adalah 1/3 surga yg jatuh ke bumi, dgn
dilihat dari sejajarnya borobudur dgn hajar aswad dan rukun syam ka’bah..
Ingat, hajar aswad itu bukan dari bumi, benda itu berasal dari surga (dijatuhkan dari surga).
Ingat, hajar aswad itu bukan dari bumi, benda itu berasal dari surga (dijatuhkan dari surga).
Para zionis sudah tahu tentang hal ini, dan
mereka sembunyikan melalui pesan2 di dalam film2 holywood mereka. Dan ada
kemungkinan mereka juga sudah mempelajari rahasia borobudur qur’an dari jauh
hari, sementara kita umat muslim malah banyak diantara kita yg masih berselisih
apakah benar borobudur yg membuat nabi sulaiman as? Dan berselisih, benarkah
indonesia adalah negeri syam? Tanpa melihat kebenaran2 alam diluar yg begitu
kaya dan diberkahi ini yg kemudian mempelajarinya..
Dahulu sewaktu kita kecil, kita sering
menggambar seperti gambar diatas “menggambar Matahari diantara dua Gunung”,
tahukah kalian? ternyata ilmu Allah SWT itu datang dari arah yg tidak
disangka-sangka dan seperti khayalan tingkat tinggi anak2, yg sebenarnya adalah
NYATA dan JELAS bahkan menjadi suatu peringatan jika dipelajari khayalan itu
sendiri dengan mengunakan dasar2 dalil.
Admin membahas tentang gambar diatas karena
borobudur qur’an itu berhubungan dengan gambar diatas, kita mengetahui bahwa
borobudur itu banyak mengandung arti “Matahari” dan sebuah kalender matahari,
juga bermakna “Gerhana” jika kita menghubungkan dengan candi Pawon dan candi
Mendut, candi sendiri oleh K.H fahmy basya dikatakan sebagai “Sandi”, dan sandi
untuk borobudur, pawon dan mendut bermaksud mengartikan gerhana sebagai
tanda dekatnya “hari kiamat” sesuai dengan hadits (lihat hadits tentang
munculnya AL-Mahdi dan kiamat). Dan seperti yg admin bilang borobudur adalah
matahari sedangkan dua gunung yg sering kita gambar sewaktu kita kecil ternyata
adalah Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, inilah khayalan tingkat tinggi yg
sebenarnya ilmu Allah SWT yg mengapa admin bahas. Allah SWT membuat pelajaran
seperti ini bagi kita yg mau berfikir bukan hanya dengan akal dan hati, tetapi
juga dengan khayalan yg dihubungkan dengan dalil. Lalu apa maksud Allah SWT
dengan perumpamaan/pelajaran ini? ketahuilah, ini berkaitan tentang siapa
sebenarnya pemimpin/khalifah pada umat akhir zaman ini yaitu AL-Mahdi. Karena
AL-Mahdi adalah seorang lelaki muda berusia dibawah sekitar 40 tahun, dia
adalah “TANDA KIAMAT” (melalui tanda2 kiamat gerhana borobudur, pawon, dan
mendut, gunung meletus “perang dunia ke 3” Matahari borobudur, gunung Merapi
dan gunung Merbabu), yg terlihat seperti dewasa tetapi berkeinginan
menjadi seperti anak2 yg mempunyai banyak khayalan, yg dengan dia khayalan
menjadi NYATA seperti halnya gambar khayalan diatas yg dengan ilmu Allah SWT
menjadi nyata melalui candi borobudur, gunung Merapi dan gunung Merbabu.
Hingga apabila dia telah sampai di antara dua
buah gunung,
dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti
pembicaraan. ﴾ Al Kahfi:93 ﴿
Bahkan para zionis dan kaum non muslim pun
membuat karakter AL-Mahdi pada film2 mereka yg tentu saja mereka menutupinya
dengan “kebathilan” seperti karakter Aang di film avatar, naruto, gohan
di film dragon ball, percy jakson di film holywood, dll. Kita pasti
sering mendengar didalam film2 dan anime “Seorang anak dalam Ramalan”
yg bisa mengubah dunia dari kesengsaraan, musibah, Tirani, kediktatoran
raja atau penguasa jahat, mengubah dunia ke zaman kebahagiaan.wallahu’alam..
Ketahuilah sundaland itulah ialah “Syam”…………
Berdasarkan “Sastrajenrahayuningrat”
istilah “Sunda” dibentuk oleh tiga suku kata yaitu SU-NA-DA
yang artinya adalah “matahari” ;
–
SU = Sejati/ Abadi
–
NA = Api
–
DA = Besar/ Gede/ Luas/ Agung
Dalam kesatuan kalimat “Sunda” mengandung
arti “Sejati-Api-Besar” atau “Api Besar yang Sejati atau
bisa juga berarti Api Agung yang Abadi”. Maksud dan maknanya adalah
“Matahari”, didalam AL-Qur’an “Syam” itu artinya matahari dari suroh “AS-SYAMS”.
Demi matahari dan cahayanya di pagi hari, ﴾ Asy Syams:1 ﴿
dan bulan apabila mengiringinya, ﴾ Asy Syams:2 ﴿
Kedua suroh diatas berhubungan dengan
Borobudur Qur’an (Matahari) dan bulannya adalah candi Pawon serta candi Mendut
sebagai Bumi dan hal ini mengandung makna “Gerhana” (Tanda Kiamat), dan juga
mengandung arti bahwa Kiamat itu sangat dekat waktunya.
Dan betapa banyaknya negeri yang
(penduduknya) lebih kuat dari pada (penduduk) negerimu (Muhammad) yang
telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka, maka tidak ada
seorang penolongpun bagi mereka. ﴾ Muhammad:13 ﴿
Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di
antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan
suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah
lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang
kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang
yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang
dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui. ﴾
Al Maidah:54 ﴿
Ketahuilah bahwa negeri Indonesia ini yg umat
muslimnya mayoritas terbesar di dunia, yg sejarah2nya telah dimanipulasi oleh
kaum bani Israil terdahulu dan kerajaan arab terdahulu (yg telah mengusir
rosulullah SAW secara tidak langsung ke negeri ini) adalah negeri yg terasing
di mata dunia. Karena dunia telah menzhalimi negeri Indonesia melalui
pemimpin2nya yg bodoh, memasukkan agenda2 pemerintahan pengalihan isu sehingga
rakyatnya tidak mengurus rakyatnya secara moral, akhlak, dan agama dan tidak
mau mengungkap sejarah islam Indonesia yg sebenarnya tidak mau mengakui
identitas siapa sebenarnya indonesia. Muslim Indonesia yg berada di Timur ini
memang muslim yg terasing, dan Allah SWT akan MEMBANGKITKAN kita umat muslim yg
terasing ini dari ufuk timur ke barat demi menegakkan khilafah, demi menegakkan
pemerintahan yg Adil berdasarkan hukum Allah SWT. Seperti yg dikatakan hadits
berikut :
Ahmad dan Ath-Thabrani dari Abdullah bin
Amru, ia berkata; Pada suatu hari saat matahari terbit aku berada di dekat
Rasulullah saw., lalu beliau bersabda:
«يَأْتِي قَوْمٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ نُورُهُمْ
كَنُورِ الشَّمْسِ، قَالَ أَبُو بَكْرٍ: نَحْنُ هُمْ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ:
لاَ وَلَكُمْ خَيْرٌ كَثِيرٌ وَلَكِنَّهُمْ الْفُقَرَاءُ وَالْمُهَاجِرُونَ
الَّذِينَ يُحْشَرُونَ مِنْ أَقْطَارِ اْلأَرْضِ، ثم قَالَ: طُوبَى لِلْغُرَبَاءِ،
طُوبَى لِلْغُرَبَاءِ، قِيْلَ مَنْ الْغُرَبَاءُ؟ قَالَ: نَاسٌ صَالِحُونَ فِي
نَاسِ سَوْءٍ كَثِيرٍ مَنْ يَعْصِيهِمْ أَكْثَرُ مِمَّنْ يُطِيعُهُمْ»
“Akan datang suatu kaum kepada Allah pada
hari kiamat nanti. Cahaya mereka bagaikan cahaya matahari. Abu Bakar berkata, “Apakah
mereka itu kami wahai Rasulullah?” Rasulullah bersabda, “Bukan, tapi kalian
mempunyai banyak kebaikan. Mereka adalah orang-orang fakir yang
berhijrah. Mereka berkumpul dari berbagai penjuru bumi.” Kemudian
beliau bersabda, “Kebahagian bagi orang-orang yang terasing, kebahagiaan
bagi orang-orang yang terasing.” Ditanyakan kepada beliau, “Siapakah
orang-orang yang terasing itu?” Beliau saw. bersabda, “Mereka adalah
orang-orang shalih, yang jumlahnya sedikit di antara manusia yang buruk. Orang
yang menentang mereka lebih banyak dari pada orang yang menaatinya.”
(Al-Haitsami berkata hadits ini dalam Al-Kabir mempunyai banyak sanad. Para
perawinya shahih).
situs megalitikum gunung padang
gunung piramida sadahurip
Gunung piramida lalakon
Ada juga kemungkinan nabi sulaiman AS itu
dulu membuat candi-candi dengan bantuan jin dan hewan-hewan di Indonesia
sebagai bukti kebesaran kekuatan ALLAH SWT kepada masyarakat negeri Indonesia
(saba) dulu semasa orang-orang indonesia masih menyembah matahari, tetapi
mereka (masyarakat indonesia) dulu malah menganggap kekuatan itu semua adalah
‘sihir yg sesat’, kemudian ALLAH SWT pun murka kepada mereka (masyarakat
saba/indonesia) dan didatangkanlah banjir yg sangat besar, sehingga terkubur
dan tenggelamlah semua bangunan-bangunan itu dan semua rakyat ‘saba’, dan hanya
meninggalkan sedikit rakyat yg hidup, kemudian iblis dari jenis manusia dan jin
pun datang membisikkan ke sisa-sisa rakyat ‘saba’ yg masih hidup tadi agar membuat
agama baru yaitu hindu dan budha melalui fakta-fakta peradaban
dari candi-candi yg terkubur dan tidak terkubur di semua daerah indonesia,
kecuali orang2 yg beriman.
Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama
kamu semua, agama yang satu (islam), dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah
kepada-Ku. ﴾ Al Mu’minun:52 ﴿
Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu)
menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap
golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing). ﴾ Al Mu’minun:53 ﴿
Dan sesungguhnya iblis telah dapat
membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya,
kecuali sebahagian orang-orang yang beriman. ﴾ Saba’:20 ﴿
Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap
mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada
adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu
Maha Memelihara segala sesuatu. ﴾ Saba’:21 ﴿
Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah
mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: “Apakah
mereka ini dahulu menyembah kamu?”. ﴾ Saba’:40 ﴿
Malaikat-malaikat itu menjawab: “Maha Suci
Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah
jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu”. ﴾ Saba’:41 ﴿
Ingat, dulu borobudur itu sebenarnya
terkubur, begitu juga piramida yg terkubur menjadi gunung (gunung lalakon,
sadahurip,dll) yang memang gunung-gunung tersebut berumur 9 atau 10 SM (sama
seperti zaman nabi sulaiman As hidup) Apakah tidak ada yg bertanya-tanya
kenapa gunung padang atau situs megalitikum padang itu ada di tahun sebelum
masehi disaat2 para nabi masih hidup? jika situs megalitikum itu lebih tua
daripada piramida2 mesir yg ada sekarang ini, apakah ini bukan menjadi suatu
sejarah yg janggal? karena pastilah situs megalitikum yg lebih tua dari
piramida mesir akan ada sejarahnya di dalam AL-Qur’an dan kitab2 yg sebelumnya,
karena kitab2 itu juga sebagai pencatat sejarah kaum2 terdahulu yg dibinasakan,
jadi kesimpulannya jika sejarah indonesia tidak di manipulasi dan sebenarnya
ada didalam AL-Qur’an semua, bagaimana kita menjelaskan tentang situs megalitikum
padang, piramida gunung lalakon yg terkubur, piramida gunung sadahurip yg
terkubur, dan gunung2 piramida lainnya yg sudah ada di zaman para nabi dan
rosul yg telah dibinasakan kaum2 terdahulu yg memiliki peradaban2 itu???
Apakah kita akan membiarkan peradaban sejarah2 ini membuat sesat generasi2 kita
yg akan datang? karena mereka akan mengetahui dan mengklaim bahwa sejarah di
AL-Qur’an itu adalah sebuah kebohongan setelah mereka mengetahui peradaban
sejarah negeri kita lah peradaban sejarah yg sebenarnya, dan jika mereka sudah
berbuat seperti itu maka akan banyak dampak yg merubah peradaban manusia di
masa depan, karena mereka akan percaya terhadap sejarah Indonesia yg sekarang
yg seperti buah bibir (cerita rakyat/cerita dongeng) padahal sejarah yg asli
telah dimanipulasi dan Allah SWT sengaja menyesatkan atau tidak memberi
petunjuk kebenaran kepada orang2 yg durhaka dan zhalim. Dampaknya adalah
terhadap kepercayaan Agama, akhlak, dan moral generasi kita di masa depan akan
berubah, dan dampak2 seperti ini akan memicu datangnya hari kiamat lebih cepat
dari dugaan sebelumnya, tanpa munculnya AL-Mahdi dan nabi Isa As dahulu
(dikarenakan sejarah negeri kita tidak dibongkar kebenarannya), dan dari
sejarah2 Indonesia yg telah di manipulasi ini yg menunggu untuk dibongkar
semakin menguatkan bahwa Indonesia termasuk negeri Syam negeri akhir zaman yg
di dalam hadits menyebutkan, Abu Dzar bekata bahwa Rasulullah SAW
bersabda : “Syam bumi kebangkitan.” (HR. Bazzar no. 3965 & Ahmad no.
27629), dan bukan bumi kebangkitan jika sejarah2nya tidak diBANGKITKAN atau
diBONGKAR……wallahu’alam.
perhatikan dengan seksama uga siliwangi
berikut :
“Dari yang hilang dulu semakin banyak yang
terbongkar. Tapi banyak yang tertukar sejarahnya, banyak yang dicuri bahkan
dijual! Keturunan kita banyak yang tidak tahu, bahwa jaman sudah berganti!.. ”
ke mana sejarah kita tertukar? kita harus
mencari sejarah kita di luar negeri kita yg ada persamaannya dgn sejarah kita,
contoh : kisah mahabharata indo yg tertulis di dlm kitab Kakawin Bhāratayuddha,
dan kisah mahabharata india yg ditulis oleh begawan byasa dlm bukunya, Buku ini
terdiri dari delapan belas kitab, maka dinamakan Astadasaparwa (asta = 8, dasa
= 10, parwa = kitab). Namun, ada pula yang meyakini bahwa kisah ini sesungguhnya
merupakan kumpulan dari banyak cerita yang semula terpencar-pencar, yang
dikumpulkan semenjak abad ke-4 sebelum Masehi. (yg tiada lain kita harus
meneliti kebenaran kitab dari india tersebut dan juga meneliti kitab
mahabharata versi indo, dan tidak menutup kemungkinan bahwa mungkin saja dahulu
orang2 india terdahulu sebenarnya mengambil dan mengumpulkan sejarah kita dan
mengembangkan ceritanya di negerinya, tujuannya hanya 1 yaitu untuk membuat
agama dari sebuah sejarah dan terciptalah agama (…..), kemudian mereka tentukan
umur kitab sejarah mereka, dan umur agama mereka sendiri, agar menjadi klaim yg
sempurna.) wallahu’alam..
Sejarah Indonesia memang seperti dongeng,
karena banyak yg dimanipulasi dan sebagian ada yg ditutup2-tutupi dengan cerita
yg seperti dongeng agar sejarah yg sebenarnya tetap terjaga. Apakah ada yg
menyadari? kenapa sejarah di Indonesia yg terdahulu semuanya itu seperti sebuah
dongeng yg sulit dimengerti? seperti sejarahnya “lutung kasarung”,
“sangkuriang”, “jaka tarub”, “buto ijo”, “Gatot kaca” dll. dan janganlah
menyepelekan sebuah dongeng atau cerita rakyat (buah tutur, buah bibir)
yg susah untuk dimengerti, karena justru dengan ilmu dongeng atau cerita
rakyat yg terasing yg disepelekan itu Allah SWT menjelaskan ilmu2Nya yg
kita akan menyukainya, bukankah dahulu orang2 kafir menganggap AL-Qur’an yg
sumber ilmu Allah SWT itu adalah sebuah dongeng? atau disepelekan ? dikarenakan
mereka tidak mengerti ilmu2 didalamnya dan tidak diberi petunjuk?
Dan orang-orang kafir berkata: “Al Quran ini
tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad dan dia dibantu
oleh kaum yang lain”; maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kezaliman
dan dusta yang besar. ﴾ Al Furqaan:4 ﴿
Dan mereka berkata: “Dongengan-dongengan
orang-orang dahulu, dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah dongengan
itu kepadanya setiap pagi dan petang”. ﴾ Al Furqaan:5 ﴿
Kemudian Kami utus (kepada umat-umat itu)
rasul-rasul Kami berturut-turut. Tiap-tiap seorang rasul datang kepada umatnya,
umat itu mendustakannya, maka Kami perikutkan sebagian mereka dengan sebagian
yang lain. Dan Kami jadikan mereka buah tutur (manusia), maka
kebinasaanlah bagi orang-orang yang tidak beriman. ﴾ Al Mu’minun:44 ﴿
“…sent
them away from his son Isaac to the land of the east.” (Genesis 25:6 New
International Version)
Kalimat
di atas adalah petikan dari Kitab Kejadian dari Kitab Injil yang merupakan
penyimpan Rahasia terbesar berkenaan satu bangsa yang bergerak ke Timur dunia
bagi mengembangkan keturunan manusia seperti yang diperintahkan Tuhan, dan kaum
itu adalah kaum bani Israil atau kaum bani jawi (coba masukkan kata kunci “bani
jawi” di pencarian Google, maka anda akan menemukan banya fakta2 yg membahas
tentang kaum bani jawi ini) kata “Jawi” ini berasal dari kata JAWA/JAVA
dan diubah menjadi “JEWS” dan arti kata “JEWS”
adalah “yahudi”, kita bisa menemukan fakta kata yg diubah ini
jika kita pergi ke kantor perdana menteri Israel dan kantor kedubes israel di
seluruh dunia, karena di kantor2 tersebut terpampang kata “JAVA TEL-AVIV/JAWA
TEL-AVIV”. Ini membuktikan kebenaran bahwa kaum bani jawi atau suku
jawa adalah bani israil yg tertua di dunia. Kaum bani israil
mengembangkan keturunannya yg sebagian besar dari jawa atau dari suku jawa yg
telah diketahui sebagai umat bani israil yg paling tua di dunia, hal ini
dikarenakan ada penemuan2 benda2 yg sangat tua yg ditemukan di kuil okinawa
jepang dan di kota kuno jawa di jordania [dan lihat artikel berikut yg
menguatkan bahwa bani jawi atau orang jawa memiliki ciri2 bani israil, yg
dahulu mereka bukanlah kaum muslim tetapi seperti orang “majusi atau yahudi” yg
percaya kepada mitos2, takhayul, dan banyak melakukan hal2 musyrik : http://wartakota.tribunnews.com/2014/04/18/pergulatan-orang-jawa-menjadi-muslim].
An
ancient blade of a keris found recently at the royal Enkakuji Temple grounds near
the 15th century Shurijo Castle might unravel the ties the Malay world had
with these southwestern islands of Japan.Prof Takara mengatakan Kerajaan Ryukyus ( yg
punya kuil) telah melakukan hub,dagang dengan (Thailand), between 1425 and
1570, Malacca (1463-1511), Patani (Southern Thailand) (1490-1543) dan beberapa
wilayah di Indonesia (Palembang, Java and Sumatra) dan Cambodia.
Para arkeolog dgn metode karbon,memperkirakan
usia kota tsb adalah 4 milenium sebelum masehi (4000SM).
http://www.jstor.org/pss/25211540 Tahukah anda? Jika orang2 diseluruh dunia disuruh tinggal di bumi Nusantara ini maka mereka akan “betah” dan merasa tidak asing, mengapa demikian? jawabnya ya karena sebetulnya Indonesia terutama tanah jawa ini merupakan “MOTHER HOME” untuk seluruh ummatnya Nabi Adam AS, karena nabi Adam As dahulu bekembang biak di negeri ini, karena memang semua manusia di bumi ini berasal dari Indonesia yg kemudian mereka semua ada yg menyebar ke seluruh penjuru bumi, mungkin dikarenakan Air bah atau banjir besar dahulu di zamannya nabi Nuh As sehingga mereka ada yg tinggal diluar Indonesia. Kalaupun ada yang mengklaim bahwa kaum bani Adam atau Bani Israel itu adanya hanya di negeri Arab, itu juga tidak salah, karena yg seperti Admin katakan nenek moyang kita juga menyebar kesana, kita bisa membuktikan hal ini jika kita mencari peradaban, bangunan2 atau kota2 kuno yg mirip dengan bangunan2 kerajaan di jawa, atau dengan mencocokkan uji karbon peradaban yg diluar sana dengan uji karbon bangunan2 tua di jawa, intinya kita harus meneliti peradaban2 yg ada di luar sana dan mecocokkan dengan peradaban2 yg ada di negeri ini, jika benar memiliki kesamaan maka tentukan mana yg lebih tua.
http://www.jstor.org/pss/25211540 Tahukah anda? Jika orang2 diseluruh dunia disuruh tinggal di bumi Nusantara ini maka mereka akan “betah” dan merasa tidak asing, mengapa demikian? jawabnya ya karena sebetulnya Indonesia terutama tanah jawa ini merupakan “MOTHER HOME” untuk seluruh ummatnya Nabi Adam AS, karena nabi Adam As dahulu bekembang biak di negeri ini, karena memang semua manusia di bumi ini berasal dari Indonesia yg kemudian mereka semua ada yg menyebar ke seluruh penjuru bumi, mungkin dikarenakan Air bah atau banjir besar dahulu di zamannya nabi Nuh As sehingga mereka ada yg tinggal diluar Indonesia. Kalaupun ada yang mengklaim bahwa kaum bani Adam atau Bani Israel itu adanya hanya di negeri Arab, itu juga tidak salah, karena yg seperti Admin katakan nenek moyang kita juga menyebar kesana, kita bisa membuktikan hal ini jika kita mencari peradaban, bangunan2 atau kota2 kuno yg mirip dengan bangunan2 kerajaan di jawa, atau dengan mencocokkan uji karbon peradaban yg diluar sana dengan uji karbon bangunan2 tua di jawa, intinya kita harus meneliti peradaban2 yg ada di luar sana dan mecocokkan dengan peradaban2 yg ada di negeri ini, jika benar memiliki kesamaan maka tentukan mana yg lebih tua.
Dan dengan hal ini ternyata juga membenarkan
lagu “Indonesia Pusaka” yg dibuat oleh Ismail Marzuki
yg disetiap syair nya membenarkan asal-usul Indonesia yg sebenarnya dan
membenarkan Indonesia di akhir zaman sebelum kiamat, yg berdasarkan pembahasan
nabi Adam As yg pernah berkembang biak di negeri ini dan hadits2 akhir zaman,
lihatlah syair2nya seperti contoh berikut : “Indonesia Tanah Air
Beta, Pusaka Abadi Nan Jaya, Indonesia Sejak Dulu Kala, Tetap Di Puja Puja
Bangsa, disana tempat lahir beta, dibuai dibesarkan Bunda, tempat berlindung di
hari tua, Sampai Akhir Menutup Mata”.
Makna dari : “Indonesia Tanah Air Beta, disana tempat lahir
beta, dibuai dibesarkan Bunda” adalah membenarkan bahwa nabi Adam As berkembang
biak di negeri ini dan melahirkan nenek moyang Indonesia.
Makna dari : “Pusaka Abadi Nan Jaya,
Indonesia Sejak Dulu Kala, Tetap Di Puja Puja Bangsa” adalah membenarkan
bahwa di negeri inilah awal dari peradaban dan kerajaan Islam mulai berkembang
pesat, yg berhasil menaklukan 3/4 bumi.
Makna dari : “tempat berlindung di hari tua,
Sampai Akhir Menutup Mata” syair ini membenarkan umat islam yg tinggal di
Indonesia (syam/sundaland) akan menutup mata (dimatikan) sebelum kiamat melaui
angin yg lembut.
dari ‘Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu anhuma,
beliau berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dajjal
keluar… (lalu beliau menuturkan haditsnya, di dalamnya diungkapkan:) Kemudian
Allah mengutus ‘Isa bin Maryam seakan-akan ia adalah ‘Urwah bin Mas’ud, lalu
beliau mencarinya (Dajjal), kemudian membinasakannya. Selanjutnya manusia
berdiam selama tujuh tahun di mana tidak ada permusuhan di antara dua orang. Lalu
Allah mengutus angin dingin dari arah Syam, tidak ada seorang pun di muka bumi
yang memiliki kebaikan atau keimanan sebesar biji sawi di dalam hatinya
melainkan Allah mencabutnya, walaupun seseorang di antara kalian masuk ke tengah-tengah
gunung niscaya angin tersebut akan memasukinya sehingga ia mencabutnya
(mewafatkannya).” Shahiih Muslim, kitab Asyraatus Saa’ah bab Dzikrud
Dajjal (XVIII/75-76, Syarh an-Nawawi)
Indonesia adalah negeri yg sering diceritakan
di dalam AL-Qur’an, Jika kita menelusuri angka2 nama “Indonesia”
berdasarkan abjad seperti ini :
I=9
N=14
D=4
O=15
N=14
E=5
S=19
I=9
A=1
N=14
D=4
O=15
N=14
E=5
S=19
I=9
A=1
Lalu kita jumlahkan angka2 diatas maka kita
akan mendapat angka “90”, dan jika kita mencari angka “90” di
dalam AL-Qur’an, maka kita akan menemukan suroh ke 90 suroh AL-BALAD
(Negeri).
Apakah ini hanya sebuah kebetulan? ataukah
ini hanya ilmu cocoklogi, utak-atik ghatuk yg tidak mempunyai dasar itu?
Jawabnya bukan, karena ini adalah KEBENARAN yg sesungguhnya, karena memang ilmu
kebenaran itu sesungguhnya memang sangat dekat jika kita menelusurinya, karena
ilmu kebenaran datangnya dari Allah SWT, ilmuNya sangat dekat.
“Dan pasti akan Kami beritakan kepada mereka
dengan ilmu (Kami) dan Kami tidak jauh (dari mereka).” (QS.AL-A’Raf:7)
Bukankah bahasa arab itu dibaca dari kanan ke
kiri? bukankah setiap kita membaca AL-Qur’an dimulai dari kanan ke kiri (suroh
AL-Fatihah, suroh AL-Baqarah, suroh AN-Nas)? dan bukankah setiap kita “memulai”
membaca sebuah suroh harus “diawali” dengan membaca basmalah?
Bukankah Indonesia adalah negara mayoritas
muslim paling timur? bukankah Indonesia adalah negara mayoritas muslim yg
berada dikanan jika benua amerika adalah negara barat (kiri)? bukankah
Indonesia yg mayoritas muslim terbesar dinaungi dengan garis khatulistiwa dan
kaya akan barang tambang, dan rempah2 ? bukankah Indonesia adalah negara yg
kaya akan suku dan ras yg berbeda-beda? dan bukankah tempat kembali (negeri
akhirat) itu tidak jauh berbeda dengan Indonesia, yg disana kita semua akan
dikumpulkan dengan bermacam-macam suku dan ras?
Wallahu’alam.
Propaganda Gatot Kaca yang sebenarnya ialah
nabi Sulaiman AS.
“Seorang sejarawan pernah berujar bahwa
sejarah itu adalah versi atau sudut pandang orang yang membuatnya. Versi ini
sangat tergantung dengan niat atau motivasisi pembuatnya.” namun tidak untuk
catatan sejarah yang ada dalam AL-Qur’an.
Menurut sejarah Gatotkaca (bahasa Sanskerta: घटोत्कच; Ghattotkacha) adalah seorang tokoh dalam wiracarita Mahabharata yang dikenal sebagai putra
Bimasena atau Werkoedara dari keluarga Pandawa. Ibunya yang bernama Hidimbi (Harimbi) berasal dari
bangsa rakshasa, sehingga ia pun
dikisahkan memiliki kekuatan luar biasa. Dalam perang
besar di Kurukshetra ia
banyak menewaskan sekutu Korawa sebelum akhirnya gugur di
tangan Karna.
Menurut versi Mahabharata, Gatotkaca adalah putra Bimasena dari keluaga Pandawa yang lahir dari seorang rakshasa perempuan bernama Hidimbi. Hidimbi sendiri merupakan
raksasa penguasa sebuah hutan bersama kakaknya yang bernama Hidimba
Di Indonesia, Gatotkaca menjadi tokoh pewayangan yang sangat populer. Misalnya dalam pewayangan Jawa ia dikenal dengan ejaan Gatutkaca (bahasa Jawa: Gathutkaca).
Kesaktiannya dikisahkan luar biasa, antara lain mampu terbang di angkasa
tanpa menggunakan sayap. Menurut sejarah beliau beragama Hindu tetapi
yang sebenarnya beliau ialah beragama Islam beliau adalah nabi sulaiman
AS yang mempunyai mukjizat mengendalikan angin
untuk dapat terbang dilangit, beliau juga mempunyai tinggi yang
sama dengan raksasa karena beliau ialah seorang nabi, sama seperti nabi
adam AS yang juga tinggi seperti raksasa tetapi beliau tidak terlalu
tinggi seperti nabi adam AS.
Berikut adalah dalil dari ayat AL-Qur’an yang
membuktikan Gatot Kaca adalah nabi sulaiman AS :
“Dan
Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi
sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan
perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan
sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya)
dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah
Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.” ﴾
Saba’:12 ﴿
Kerajaan Majapahit adalah Kerajaan Islam yang
diturunkan oleh Nabi Sulaiman AS.
“Seorang sejarawan pernah berujar bahwa
sejarah itu adalah versi atau sudut pandang orang yang membuatnya. Versi ini
sangat tergantung dengan niat atau motivasisi pembuatnya.” namun tidak untuk
catatan sejarah yang ada dalam AL-Qur’an.
Majapahit adalah sebuah kerajaan yang berpusat di Jawa Timur, Indonesia, yang pernah berdiri dari
sekitar tahun 1293 hingga 1500 M. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya
menjadi kemaharajaan raya yang menguasai
wilayah yang luas di Nusantara pada masa kekuasaan Hayam Wuruk, yang berkuasa dari tahun 1350 hingga 1389.
Kerajaan Majapahit adalah kerajaan Hindu–Buddha terakhir yang menguasai
Nusantara dan dianggap sebagai salah satu dari negara terbesar dalam sejarah Indonesia.Kekuasaannya terbentang di
Jawa, Sumatra, Semenanjung
Malaya, Kalimantan, hingga Indonesia timur,
meskipun wilayah kekuasaannya masih diperdebatkan. (wikipedia)
Kerajaan Majapahit diyakini sebagai kerajaan
islam yang berdiri setelah banjir besar melanda negeri saba (indonesia), dan
mereka ialah orang-orang yang beriman kepada ALLAH SWT yang masih tersisa
disaat banjir besar tersebut.
“Tetapi
mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami
ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah
pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.” ﴾ Saba’:16 ﴿
“Dan Kami jadikan antara mereka dan antara
negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang
berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan.
Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan
aman.” ﴾ Saba’:18 ﴿
“Maka
mereka berkata: “Ya Tuhan kami jauhkanlah jarak perjalanan kami”, dan mereka
menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami
hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar
lagi bersyukur.” ﴾ Saba’:19 ﴿
Ada sesuatu yang ‘terasa aneh’ menyangkut
kerajaan majapahit yang puing-puing peninggalan kebesaran masa lalunya masih
dapat ditemukan di kawasan Trowulan Mojokerto ini. Sejak memasuki Sekolah
Dasar, kita sudah disuguhi pemahaman bahwa Majapahit adalah sebuah kerajaan Hindu
terbesar yang pernah ada dalam sejarah masa lalu kepulauan Nusantra yang kini
dikenal Indonesia. Inilah sesuatu yang terasa aneh tersebut.
Pemahaman sejarah tersebut seakan melupakan
beragam bukti arkeologis, sosiologis dan antropologis yang berkaitan dengan
Majapahit yang jika dicerna dan dipahami secara ‘jujur’ akan mengungkapkan
fakta yang mengejutkan sekaligus juga mematahkan pemahaman yang sudah
berkembang selama ini dalam khazanah sejarah masyarakat Nusantara.
‘Kegelisahan’ semacam inilah yang mungkin
memotivasi Tim Kajian Kesultanan Majapahit dari Lembaga Hikmah dan Kebijakan
Publik (LHKP) Pengurus Daerah Muhammadiyah Yogyakarta untuk melakukan kajian
ulang terhadap sejarah Majapahit. Setelah sekian lama berkutat dengan beragam
fakta-data arkeologis, sosiologis dan antropolis, maka Tim kemudian
menerbitkannya dalam sebuah buku awal berjudul ‘Kesultanan Majapahit, Fakta
Sejarah Yang Tersembunyi’.
Buku ini hingga saat ini masih diterbitkan
terbatas, terutama menyongsong Muktamar Satu Abad Muhammadiyah di Yogyakarta
beberapa waktu yang lalu. Sejarah Majapahit yang dikenal selama ini di kalangan
masyarakat adalah sejarah yang disesuaikan untuk kepentingan penjajah (Belanda)
yang ingin terus bercokol di kepulauan Nusantara.
Akibatnya, sejarah masa lampau yang berkaitan
dengan kawasan ini dibuat untuk kepentingan tersebut. Hal ini dapat pula
dianalogikan dengan sejarah mengenai PKI. Sejarah berkaitan dengan partai
komunis ini yang dibuat dimasa Orde Baru tentu berbeda dengan sejarah PKI yang
dibuat di era Orde Lama dan bahkan era reformasi saat ini. Hal ini karena
berkaitan dengan kepentingan masing-masing dalam membuat sejarah tersebut.
Dalam konteks Majapahit, Belanda
berkepentingan untuk menguasai Nusantara yang mayoritas penduduknya adalah
muslim. Untuk itu, diciptakanlah pemahaman bahwa Majapahit yang menjadi
kebanggaan masyarakat Indonesia adalah kerajaan Hindu dan Islam masuk ke
Nusantara belakangan dengan mendobrak tatanan yang sudah berkembang dan ada
dalam masyarakat.
Apa yang diungkapkan oleh buku ini tentu
memiliki bukti berupa fakta dan data yang selama ini tersembunyi atau sengaja
disembunyikan. Beberapa fakta dan data yang menguatkan keyakinan bahwa kerajaan
Majpahit sesungguhnya adalah kerajaan Islam atau Kesultanan Majapahit adalah
sebagai berikut:
1. Ditemukan atau adanya koin-koin emas
Majapahit yang bertuliskan kata-kata ‘La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah’.
Koin semacam ini dapat ditemukan dalam Museum Majapahit di kawasan Trowulan
Mojokerto Jawa Timur. Koin adalah alat pembayaran resmi yang berlaku di sebuah
wilayah kerajaan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa sangat tidak mungkin
sebuah kerajaan Hindu memiliki alat pembayaran resmi berupa koin emas
bertuliskan kata-kata Tauhid.
2. Pada lambang Majapahit (lambang laskar
ALLAH) yang berupa delapan sinar matahari terdapat beberapa tulisan Arab,
yaitu shifat, asma, ma’rifat, Adam, Muhammad, Allah, tauhid dan dzat. Kata-kata
yang beraksara Arab ini terdapat di antara sinar-sinar matahari yang ada pada
lambang Majapahit ini. (lihat gambar surya majapahit diatas)
Untuk lebih mendekatkan pemahaman mengenai
lambang Majapahit ini, maka dapat dilihat pada logo Universitas Gadjah Mada
(UGM) Yogyakarta, atau dapat pula dilihat pada logo yang digunakan
Muhammadiyah. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Majapahit sesungguhnya
adalah Kerajaan Islam atau Kesultanan Islam karena menggunakan logo resmi yang
memakai simbol-simbol Islam.
3. Pendiri Majapahit, Raden Wijaya, adalah
seorang muslim. Hal ini karena Raden Wijaya merupakan cucu dari Raja Sunda,
Prabu Guru Dharmasiksa yang sekaligus juga ulama Islam Pasundan yang
mengajarkan hidup prihatin layaknya ajaran-ajaran sufi, sedangkan neneknya
adalah seorang muslimah, keturunan dari penguasa Sriwijaya. Meskipun bergelar
Kertarajasa Jayawardhana yang sangat bernuasa Hindu karena menggunakan bahasa
Sanskerta, tetapi bukan lantas menjadi justifikasi bahwa beliau adalah seorang
penganut Hindu.
Bahasa Sanskerta di masa lalu lazim digunakan
untuk memberi penghormatan yang tinggi kepada seseorang, apalagi seorang raja.
Gelar seperti inipun hingga saat ini masih digunakan oleh para raja muslim
Jawa, seperti Hamengku Buwono dan Paku Alam Yogyakarta serta Paku Buwono di Solo.
Di samping itu, Gajah Mada yang menjadi Patih
Majapahit yang sangat terkenal terutama karena Sumpah Palapanya ternyata adalah
seorang muslim. Hal ini karena nama aslinya adalah Gaj Ahmada, seorang ulama
Islam yang mengabdikan kemampuannya dengan menjadi Patih di Kerajaan Majapahit.
Hanya saja, untuk lebih memudahkan penyebutan yang biasanya berlaku dalam
masyarakat Jawa, maka digunakan Gajahmada saja. Dengan demikian, penulisanGajah
Mada yang benar adalah Gajahmada dan bukan ‘Gajah Mada’.
Pada nisan makam Gajahmada di Mojokerto pun
terdapat tulisan ‘LaIlaha Illallah Muhammad Rasulullah’ yang menunjukkan bahwa
Patih yang biasa dikenal masyarakat sebagai Syeikh Mada setelah pengunduran
dirinya sebagai Patih Majapatih ini adalah seorang muslim.
4. Jika fakta-fakta di atas masih berkaitan
dengan internal Majapahit, maka fakta-fakta berikut berhubungan dengan sejarah
dunia secara global. Sebagaimana diketahui bahwa 1253 M, tentara Mongol dibawah
pimpinan Hulagu Khan menyerbu Baghdad. Akibatnya, Timur Tengah berada dalam
situasi yang berkecamuk dan terjebak dalam kondisi konflik yang tidak menentu.
Dampak selanjutnya adalah terjadinya eksodus
besar-besaran kaum muslim dari TimurTengah, terutama para keturunan Nabi yang
biasa dikenal dengan‘Allawiyah. Kelompok ini sebagian besar menuju kawasan
Nuswantara (Nusantara) yang memang dikenal memiliki tempat-tempat yang eksotis
dan kaya dengan sumberdaya alam dan kemudian menetap dan beranak pinak di
tempat ini. Dari keturunan pada pendatang inilah sebagian besar penguasa
beragam kerajaanNusantara berasal, tanpa terkecuali Majapahit.
Juga ada kemungkinan ramalan jayabaya yg
disimpan oleh orang2 jawa terdahulu itu ialah sebuah manuskrip hadits dari
rosulullah SAW atau para keturunannya dan para sahabat atau tabiin yg pernah
tinggal dibumi nusantara ini, mereka orang2 jawa pada masa sekarang ini
menganggap manuskrip jayabaya (zaman keemasan) sebagai ramalan dari leluhur
mereka dahulu, padahal itu adalah sebuah hadits yg diterjemahkan dalam bahasa
jawa, mungkin para leluhur jawa yg terkena fitnah akhir zaman yg dimulai sejak
dahulu itu ialah para keturunan kerajaan majapahit yg telah menyimpan hadits
itu dari rosulullah SAW atau para sahabat dan tabiin terdahulu..wallahu’alam
Lihat dalil AL-Qur’an berikut yg menyatakan
bahwa “orang yg diberikan kitab kepada mereka (ahli kitab), mengenal nabi
Muhammad SAW seperti mengenal anak2 mereka sendiri” :
Orang-orang yang telah Kami berikan kitab
kepadanya, mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya
sendiri. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman (kepada
Allah). ﴾
Al An’am:20 ﴿
Dari ayat diatas yg mengatakan “orang2
yg diberi kitab” disini mempunyai makna yg luas, yaitu ahli kitab bani
Israel zionis (musuh2 Islam) dan ahli kitab bani Israil terdahulu “bani
jawi”, yg kita bahas sebelumnya. Karena jika dilihat dari kalimat “mereka
mengenalnya (muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri”
mempunyai 2 makna berbeda yaitu mereka ahli kitab Israel yg mencari-cari
asal-usul dan sejarah nabi muhammad SAW demi memfitnah akhlak2 beliau SAW dan
memanipulasi sejarah2nya. Dan mereka ahli kitab bani Jawi yg memiliki dan
menurunkan kepada anak2nya, cucu2nya, generasi2nya, Akhlak2 nabi Muhammad SAW
yg terkenal sangat pemalu, adab malunya memang seperti orang2 jawa (lihat link
berikut untuk mengetahui dalil2 tentang adab malu rosulullah SAW yg mirip
adab tata krama orang jawa, dari segi adab malu : http://wp.me/p3gX77-cn). Dan argumen ini
menguatkan bahwa nabi Muhammad SAW memang pernah ke negeri ini berhijrah ke
negeri ini untuk menyebarkan Agama Islam ke negara yg berada di timur
ini. Wallahu’alam.
Lihat dan artikan sendiri serat centhini
jilid 4 (terusan jangka jayabaya) berikut :
“Kasambêt katranganipun Ki Atyanta bab
Kiyamatkobra miturut Hadis kanthi pratandha ngalamat warni 40″
Darimanakah hadits tentang kiamat kubro yg
didapat oleh leluhur jawa terdahulu itu? (lihat serat centhini selengkapnya di
link berikut : http://ki-demang.com/centhini/index.php/isi-jilid-04/1350-02-kaca-07-11)
lihat manuskrip uga siliwangi berikut
yg menyatakan bahwa sejarah kita telah ditukar atau dibuat2 bahkan ada yg
dijual ! :
”Daréngékeun! Nu kiwari ngamusuhan urang,
jaradi rajana ngan bakal nepi mangsa: tanah bugel sisi Cibantaeun dijieun
kandang kebo dongkol. Tah di dinya, sanagara bakal jadi sampalan, sampalan kebo
barulé, nu diangon ku jalma jangkung nu tutunjuk di alun-alun. Ti harita,
raja-raja dibelenggu. Kebo bulé nyekel bubuntut, turunan urang narik waluku, ngan
narikna henteu karasa, sabab murah jaman seubeuh hakan. Ti dinya, waluku
ditumpakan kunyuk; laju turunan urang aya nu lilir, tapi lilirna cara nu kara
hudang tina ngimpi. Ti nu laleungit, tambah loba nu manggihna. Tapi loba nu
pahili, aya kabawa nu lain mudu diala! Turunan urang loba nu hanteu engeuh, yén
jaman ganti lalakon ! Ti dinya gehger sanagara. Panto nutup di buburak ku nu
ngaranteur pamuka jalan; tapi jalan nu pasingsal!
Nu tutunjuk nyumput jauh; alun-alun jadi suwung, kebo bulé kalalabur; laju sampalan nu diranjah monyét! Turunan urang ngareunah seuri, tapi seuri teu anggeus, sabab kaburu: warung béak ku monyét, sawah béak ku monyét, leuit béak ku monyét, kebon béak ku monyét, sawah béak ku monyét, cawéné rareuneuh ku monyét. Sagala-gala diranjah ku monyét. Turunan urang sieun ku nu niru-niru monyét. Panarat dicekel ku monyet bari diuk dina bubuntut. Walukuna ditarik ku turunan urang keneh. Loba nu paraeh kalaparan. ti dinya, turunan urang ngarep-ngarep pelak jagong, sabari nyanyahoanan maresék caturangga. Hanteu arengeuh, yén jaman geus ganti deui lalakon.”
Nu tutunjuk nyumput jauh; alun-alun jadi suwung, kebo bulé kalalabur; laju sampalan nu diranjah monyét! Turunan urang ngareunah seuri, tapi seuri teu anggeus, sabab kaburu: warung béak ku monyét, sawah béak ku monyét, leuit béak ku monyét, kebon béak ku monyét, sawah béak ku monyét, cawéné rareuneuh ku monyét. Sagala-gala diranjah ku monyét. Turunan urang sieun ku nu niru-niru monyét. Panarat dicekel ku monyet bari diuk dina bubuntut. Walukuna ditarik ku turunan urang keneh. Loba nu paraeh kalaparan. ti dinya, turunan urang ngarep-ngarep pelak jagong, sabari nyanyahoanan maresék caturangga. Hanteu arengeuh, yén jaman geus ganti deui lalakon.”
- ”Dengarkan! yang saat ini memusuhi kita (yahudi zionis), akan berkuasa hanya untuk sementara waktu: tanahnya kering (tanah palestina/israel) padahal di pinggir sungai Cibantaeun dijadikan kandang kerbau kosong. Nah di situlah, sebuah negara akan pecah, pecah (konflik peperangan) oleh kerbau bule, yang digembalakan (berkonspirasi dengan) oleh orang yang tinggi dan memerintah di pusat kota (pemerintah dan presiden munafik). Semenjak itu, raja-raja dibelenggu (dibelenggu oleh nafsu keduniawian dan simpatik barat). Kerbau bule memegang kendali, dan keturunan kita hanya jadi orang suruhan (orang2 zaman sekarang menjadi budak/bekerja dengan orang2 luar/non muslim). Tapi kendali itu tak terasa sebab semuanya serba dipenuhi dan murah serta banyak pilihan(orang2 zaman sekarang banyak yg lalai dengan amalan akhirat dikarenakan banyak nafsu duniawinya).Semenjak itu, pekerjaan dikuasai monyet (pekerjaan2 kita di pantau dan dikendalikan oleh orang2 yahudi, melalui teknologi). Suatu saat nanti keturunan kita akan ada yang sadar, tapi sadar seperti terbangun dari mimpi. Dari yang hilang dulu semakin banyak yang terbongkar. Tapi banyak yang tertukar sejarahnya, banyak yang dicuri bahkan dijual! Keturunan kita banyak yang tidak tahu, bahwa jaman sudah berganti! (zaman sudah berganti dari zaman yg bersistem pemerintahan diktator demokrazi menjadi zaman menuju zaman keemasan, yg dimana terdapat banyak huru-hara dan peperangan sebelum zaman keemasan) Pada saat itu geger di seluruh negara. Pintu dihancurkan oleh mereka para pemimpin (pemimpin2 pemerintah berkhianat kepada musuh), tapi pemimpin yang salah arah!Yang memerintah bersembunyi, pusat kota kosong, kerbau bule kabur. Negara pecahan diserbu monyet! (negara Indonesia diserbu oleh kaum yahudi zionis!) keturunan kita enak tertawa, tapi tertawa yang terpotong, sebab ternyata, pasar habis oleh penyakit, sawah habis oleh penyakit, tempat padi habis oleh penyakit, kebun habis oleh penyakit, perempuan hamil oleh penyakit. semuanya diserbu oleh penyakit. Keturunan kita takut oleh segala yang berbau penyakit. Semua alat digunakan untuk menyembuhkan penyakit sebab sudah semakin parah. yang mengerjakannya masih bangsa sendiri. Banyak yang mati kelaparan. Semenjak itu keturunan kita banyak yang berharap bisa bercocok tanam sambil sok tahu membuka lahan. Mereka tidak sadar bahwa jaman sudah berganti cerita lagi.”
Lihat penggalan manuskrip uga siliwangi
dibawah ini yg mirip dengan cerita hikmah dari tabi’in Abu Muslim Al
Khaulani, pada suatu hari memasuki sebuah masjid. Ia
melihat sekelompok orang berkumpul yang kelilhatannya hendak berzikir kepada
Allah. Beliau ikut duduk bersama mereka. Tiba-tiba salah seorang di
antara mereka mengatakan,” Anakku tidak datang, rupanya ia terkena ini dan itu”
dan yang lainnya berkata “ Anakku sudah menyiapkan ini dan itu.”
Seusai menatap mereka, tabi’in agung
ini berkata,” Subhanallah tahukah kalian, permisalan antara
diriku dan kalian? Yaitu seperti seseorang yang tertimpa hujan yang sangat lebat.
Ketika ia menoleh dilihatnya dua pintu rumah yang sangat besar,
lalu ia berucap, ”Sebaiknya aku masuk rumah ini hingga hujan reda”. Lalu
ia masuk, ternyata rumah itu tidak beratap. Kemudian aku ikut duduk
bersama kalian dan aku berharap kalian berada dalam zikir dan kebajikan,
ternyata kalian adalah ashab ad-dunya pecinta dunia.”
“…..Nyaéta budak angon. Imahna di birit
leuwi, pantona batu satangtungeun….”
“….Dialah Anak Gembala. Rumahnya di belakang sungai,
pintunya setinggi batu…”
didalam cerita hikmah tabiin diatas kita bisa
menemukan persamaan2 dengan penggalan manuskrip uga siliwangi tentang tempat
tinggal anak gembala/putera bani tamim, yaitu dibelakang sungai atau di
dekat daerah yg memiliki air yg banyak (karena bermakna luas), dan kita
temukan persamaan kata pada penggalan uga siliwangi pintunya setinggi
batu…”dan kata dua pintu rumah yang sangat besar..” pada
cerita hikmah tabiin diatas, kalimat2 tersebut menguatkan bahwa putera
bani tamim adalah anak gembala, dan hal2 ini juga
membuktikan bahwa ilmu Allah SWT meliputi segala sesuatu, dan pastinya tabiin Abu
Muslim Al Khaulani ada hubungannya dengan manuskrip uga siliwangi ini,
karena perkataan dan hikmahnya sama dengan uga siliwangi. [untuk mengetahui
bagaimana mencari cara untuk menemukan putera bani tamim/anak gembala dan
AL-Mahdi atau satria piningit buka link berikut : http://wp.me/p3gX77-c0 ]
Lalu apa hubungan yg menguatkan lagi dari
hikmah tabiin diatas dengan tempat tinggal AL-Mahdi dengan anak gembala?
Inilah hubungan yg menguatkannya dari
manuskrip jayabaya :
padha kaping 16
“Ana ratu kinuya-kuya, mungsuhe njaba njero,
ibarate endhog ngapit sela, gampang pecahe, nanging rineksa Hyang Suksma,
mungsuhe kaweleh-weleh,”
“ada ratu yang teraniaya (RATU ADIL/SATRIO
PININGIT), musuhnya luar dalam (di luar para zionis mencarinya,
didalam keluarganya sering membencinya, keluarganya selalu membahas tentang
keduniawian yg dibenci AL-Mahdi), ibarat telur terhimpit batu, mudah
pecah, tetapi selalu dijaga keselamatannya oleh Tuhan, sehingga musuhnya
menanggung malu sendiri (menanggung malu sendiri pada saat sudah diutus oleh
Allah SWT untuk menjadi khalifah)”
“ratu mau banget teguhe kinuya-kuya ora
rinasa, malah weh suka raharja, kaesa mbelani negara sigar semangka, ambeg
utama tan duwe pamrih, mung netepi kasatriyane, tambal bandha mau, mung
ngengeti kawukane,”
“ratu tadi sangat tabah teraniaya tidak
dirasakannya, sebaliknya memberikan kesejahteraan kepada yang menganiaya, demi
membela negara secara adil seperti membelah semangka, budi pekertinya yang
sungguh mulia tidak memiliki pamrih, hanya memenuhi tanggung jawabnya sebagai
kesatria (kodratulah), bersedia mengeluarkan hartanya karena ingat sejatinya
tugas dan tanggung jawab manusia lahir ke dunia (sangkan paraning dumadi).”
Wallahu’alam..
Lihat lagi manuskrip uga siliwangi berikut :
“Engké, mun geus témbong budak angon! Ti
dinya loba nu ribut, ti dapur laju salembur, ti lembur jadi sanagara! Nu barodo
jaradi gélo marantuan nu garelut, dikokolotan ku budak buncireung! Matakna
garelut? Marebutkeun warisan. Nu hawek hayang loba; nu boga hak marénta
bagianana. Ngan nu aréling caricing. Arinyana mah ngalalajoan. Tapi
kabarérang.”
artinya : “Nanti, saat munculnya anak
gembala! di situ akan banyak huru-hara, yang bermula di satu daerah semakin
lama semakin besar meluas di seluruh negara. yang tidak tahu menjadi gila dan
ikut-ikutan menyerobot dan bertengkar. Dipimpin oleh pemuda gendut! Sebabnya
bertengkar? Memperebutkan tanah. Yang sudah punya ingin lebih, yang berhak
meminta bagiannya. Hanya yang sadar pada diam, mereka hanya menonton tapi tetap
terbawa-bawa.”
Hai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa
kepada Allah, Kami
akan memberikan kepadamu Furqaan (kemampuan membedakan mana yg haq dan mana yg
bathil). Dan kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu, dan
mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. ﴾ Al
Anfaal:29 ﴿
analisis dari uga siliwangi diatas,
berdasarkan pembeda mana yg Haq dan mana yg bathil : ketika anak gembala
atau imam mahdi satrio piningit muncul, perang dunia ke 3 telah pecah, banyak
huru hara di setiap negara termasuk Indonesia, disaat itu orang2 kafir dan umat
muslim yg berkhianat di pimpin oleh pria Gendut yg memperebutkan tanah, siapa
pria gendut ini? dan tanah negara mana yg dia perebutkan? kalian pasti tahu,
dia ialah DAJJAL LAKNATULLAH yg memperebutkan/mengambil paksa tanah palestina,
juga tanah2 negara2 di seluruh dunia untuk mendirikan “Israel Raya”.
Lihat dan pahami manuskrip uga siliwangi
berikut yg mirip dengan hadits rosulullah SAW tentang keutamaan negeri SYAM :
“Lalakon urang ngan nepi ka poé ieu, najan
dia kabéhan ka ngaing pada satia! Tapi ngaing henteu meunang mawa dia
pipilueun, ngilu hirup jadi balangsak, ngilu rudin bari lapar. Dia mudu
marilih, pikeun hirup ka hareupna, supaya engké jagana, jembar senang sugih
mukti, bisa ngadegkeun deui Pajajaran! Lain Pajajaran nu kiwari, tapi Pajajaran
anu anyar, nu ngadegna digeuingkeun ku obah jaman! Pilih! ngaing moal
ngahalang-halang. Sabab pikeun ngaing, hanteu pantes jadi Raja, anu somah
sakabéhna, lapar baé jeung balangsak.”
“Daréngékeun! Nu dék tetep ngilu jeung
ngaing, geura misah ka beulah kidul! Anu hayang balik deui ka dayeuh nu
ditinggalkeun, geura misah ka beulah kalér! Anu dék kumawula ka nu keur jaya, geura
misah ka beulah wétan! Anu moal milu ka saha-saha, geura misah ka beulah
kulon!”
“Daréngékeun! Dia nu di beulah wétan, masing
nyaraho: Kajayaan milu jeung dia! Nya turunan dia nu engkéna bakal maréntah ka
dulur jeung ka batur. Tapi masing nyaraho, arinyana bakal kamalinaan. Engkéna
bakal aya babalesna. Jig geura narindak!”
“Dia nu di beulah kulon! Papay ku dia lacak
Ki Santang! Sabab engkéna, turunan dia jadi panggeuing ka dulur jeung ka batur.
Ka batur urut salembur, ka dulur anu nyorang saayunan ka sakabéh nu rancagé di
haténa. Engké jaga, mun tengah peuting, ti gunung Halimun kadéngé sora
tutunggulan, tah éta tandana; saturunan dia disambat ku nu dék kawin di Lebak
Cawéné. Ulah sina talangké, sabab talaga bakal bedah! Jig geura narindak! Tapi
ulah ngalieuk ka tukang!”
“Dia nu marisah ka beulah kalér, daréngékeun!
Dayeuh ku dia moal kasampak. Nu ka sampak ngan ukur tegal baladaheun. Turunan
dia, lolobana bakal jadi somah. Mun aya nu jadi pangkat, tapi moal boga
kakawasaan. Arinyana engké jaga, bakal ka seundeuhan batur. Loba batur ti nu
anggang, tapi batur anu nyusahkeun. Sing waspada!”
Artinya :
(1).“Perjalanan kita hanya sampai disini
hari ini, walaupun kalian semua setia padaku! Tapi aku tidak boleh membawa
kalian dalam masalah ini, membuat kalian susah, ikut merasakan miskin dan
lapar. Kalian boleh memilih untuk hidup kedepan nanti, agar besok lusa, kalian
hidup senang kaya raya dan bisa mendirikan lagi Pajajaran! Bukan Pajajaran saat
ini tapi Pajajaran yang baru yang berdiri oleh perjalanan waktu! Pilih! aku
tidak akan melarang, sebab untukku, tidak pantas jadi raja yang rakyatnya lapar
dan miskin.”
(2).”Dengarkan! Yang ingin tetap ikut
denganku, cepat memisahkan diri ke selatan! Yang ingin kembali lagi ke
kota yang ditinggalkan, cepat memisahkan diri ke utara! Yang ingin berbakti
kepada raja yang sedang berkuasa, cepat memisahkan diri ke timur! Yang
tidak ingin ikut siapa-siapa, cepat memisahkan diri ke barat!”
(3).”Dengarkan! Kalian yang di timur harus
tahu: Kekuasaan akan turut dengan kalian! dan keturunan kalian nanti yang
akan memerintah saudara kalian dan orang lain. Tapi kalian harus ingat, nanti
mereka akan memerintah dengan semena-mena. Akan ada pembalasan untuk semua itu.
Silahkan pergi!”
(4). “Kalian yang di sebelah barat!
Carilah oleh kalian Ki Santang! Sebab nanti, keturunan kalian yang akan
mengingatkan saudara kalian dan orang lain. Ke saudara sedaerah, ke saudara
yang datang sependirian dan semua yang baik hatinya. Suatu saat nanti, apabila
tengah malam, dari gunung Halimun terdengar suara minta tolong, nah itu adalah
tandanya. Semua keturunan kalian dipanggil oleh yang mau menikah di Lebak
Cawéné. Jangan sampai berlebihan, sebab nanti telaga akan banjir! Silahkan
pergi! Ingat! Jangan menoleh kebelakang!”
(5). “Kalian yang di sebelah utara!
Dengarkan! Kota takkan pernah kalian datangi, yang kalian temui hanya padang
yang perlu diolah. Keturunan kalian, kebanyakan akan menjadi rakyat biasa.
Adapun yang menjadi penguasa tetap tidak mempunyai kekuasaan. Suatu hari
nanti akan kedatangan tamu, banyak tamu dari jauh, tapi tamu yang menyusahkan.
Waspadalah!”
Bandingkan dengan hadits berikut :
Abdullah bin Hawalah Azdy berkata bahwa
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya kalian akan menjadi
pasukan-pasukan perang, satu pasukan di Syam, satu pasukan di Iraq dan satu
pasukan di Yaman.” Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, pilihkan untukku!”
Rasulullah menjawab, “Pilihlah Syam, dan barangsiapa yang enggan maka hendaklah
ia bergabung dengan dengan Yaman dan meminum dari kolam-kolam air Yaman.
Sesungguhnya Allah telah menaungi Syam dan penduduknya.” (HR. Shahih
Ibnu Hibban no. 7306)
dari manuskrip uga siliwangi diatas bermaksud
untuk mengartikan hadits keutamaan negeri syam diatas, berikut pembahasannya :
makna dari kata hadits : “Sesungguhnya
kalian akan menjadi pasukan-pasukan perang, adalah arti dari manuskrip uga
sili wangi no 1 diatas.
makna dari kata hadits : “satu pasukan
di Syam, satu pasukan di Iraq dan satu pasukan di Yaman.” Aku bertanya, “Wahai
Rasulullah, pilihkan untukku!” adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 2
diatas.
makna dari kata hadits : “Rasulullah
menjawab, “Pilihlah Syam”. ”adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 3
diatas (syam berada di Timur)
makna dari kata hadits : “dan
barangsiapa yang enggan maka hendaklah ia bergabung dengan dengan Yaman dan
meminum dari kolam-kolam air Yaman.” adalah arti dari manuskrip uga sili wangi
no 4 diatas (telaga dan banjir bermakna meminum dari kolam2 air yaman)
makna dari kata hadits : Sesungguhnya
Allah telah menaungi Syam dan penduduknya.”
adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 5 diatas (“…dan penduduknya” yg bermaksud daerah di utara negeri syam yg akan insya Allah akan ALLAH SWT lindungi melalui malaikat2nya dari perang besar)
adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 5 diatas (“…dan penduduknya” yg bermaksud daerah di utara negeri syam yg akan insya Allah akan ALLAH SWT lindungi melalui malaikat2nya dari perang besar)
wallahu’alam…
Lihat dan pahami lagi manuskrip uga siliwangi
yg lain berikut :
”Ti mimiti poé ieu, Pajajaran leungit ti alam
hirup. Leungit dayeuhna, leungit nagarana. Pajajaran moal ninggalkeun tapak,
jaba ti ngaran pikeun nu mapay. Sabab bukti anu kari, bakal réa nu malungkir!
Tapi engké jaga bakal aya nu nyoba-nyoba, supaya anu laleungit kapanggih deui.
Nya bisa, ngan mapayna kudu maké amparan. Tapi anu marapayna loba nu arieu-aing
pang pinterna. Mudu arédan heula.”
- “Semenjak hari ini, Pajajaran hilang dari alam nyata.(syam hilang sejarahnya di waktu yg akan datang, karena akan dimanipulasi). Hilang kotanya, hilang negaranya. Pajajaran tidak akan meninggalkan jejak,(syam tidak akan meninggalkan jejak kebenaran sejarah) selain nama untuk mereka yang berusaha menelusuri.(nama syam dari hadits dan tafsiran AL-Qur’an, yg banyak dimanipulasi oleh kaum zionis yg berkonspirasi dengan kerajaan arab saudi) Sebab bukti yang ada akan banyak yang menolak!(bukti bahwa indonesia adalah syam, saba adalah daerah di negeri syam, madinah adalah pulau jawa, damaskus adalah ibukota dari negeri syam, dan Ghuthah adalah nama tempat di ibukota damaskus) tapi suatu saat akan ada yang mencoba, supaya yang hilang bisa ditemukan kembali. Bisa saja, hanya menelusurinya harus memakai dasar.(menelusuri dengan dasar dalil dari AL-Qur’an, AL-Hadits dan pembeda mana yg haq dan mana yg bathil) Tapi yang menelusurinya banyak yang sok pintar dan sombong. Dan bahkan berlebihan kalau bicara.(mungkin yg dimaksud disini adalah ahli sejarah indonesia yg sombong karena memanipulasi sejarah agar bisa dijual melalui film2/drama2 lihat film damarwulan, apakah terlihat berlebihan? yg tentu saja jika sejarah yg asli yg sbenarnya berbau peradaban islam paling besar pihak barat atau asing akan langsung menganggap indonesia adalah negeri teroris)”
wallahu’alam..
lihatlah potongan dari manuskrip jayabaya
berikut yg mirip sekali dengan hadits, berbau agama islam, lihat juga manuskrip
jayabaya yg lainnya, cocokanlah dengan hadist akhir zaman atau imam mahdi :
Serat musarar joyoboyo :
dalam bait ke 27 berbunyi :
“Dene besuk nuli ana, tekane kang tunjung putih, semune pudhak kasungsang,
bumi mekah dennya lair, iku kang angratoni, jagad kabeh ingkang mengku, juluk
ratu amisan, sirep musibating bumi, wong nakoda milu manjing ing samuwan.“
artinya : “Kemudian kelak akan datang
tungjung putih semune pudak kasungsang, lahir di bumi mekah, menjadi raja
dunia, bergelar ratu amisan, redalah kesengsaraan (kezhaliman) di bumi, nakhoda
ikut persidangan.”
perlambang tunjung putih semune pudak
kasungsang memiliki makna seorang yg masih tersembunyi berhati suci dan bersih
(sama seperti AL-mahdi yg masih bersembunyi). Inilah seorang pemimpin yg
dikenal banyak orang dengan nama “satrio piningit”. Lahir di bumi mekah
merupakan makna bahwa pemimpin tersebut adalah seorang muslim sejati yg
memiliki ilmu tingkat ketauhidan yg sangat tinggi, satrio piningit ialah Imam
Mahdi (AL-Mahdi).
makna2 sebenarnya yg termaksud di manuskrip2
jayabaya dan uga siliwangi (manuskrip akhir zaman dan perang dunia ke 3) :
*keturunan dewa/ dewa : keturunan nabi, dewa
= nabi, orang beriman yg mempunyai ilmu tauhid yg tinggi.
*batara kresna : rosulullah saw
*baladewa : nabi2 terdahulu
*trisula wedha : kitabullah (AL-Qur’an)
*batara surya/budak angon : putera bani
tamim/imam mahdi/satrio piningit
*monyet : kaum yahudi/bani israil
*kerbau bule : orang barat
*Pajajaran/SUNDA : SYAM
makna2 perkataan yg lainnya jangan kita
pahami dahulu, karena bisa saja kata2 yg kita tidak mengetahui maksudnya itu
adalah kata2 yg diubah2 oleh leluhur jawa terdahulu yg terkena hasutan fitnah
akhir zaman tetapi ada juga kemungkinan bahwa manuskrip2 jawa dan sunda itu
sengaja dibuat seperti kata2 pepatah agar kita mencari tahu artinya atau
mentadabburi seperti AL-Qur’an, Wallahu’alam……
berikut ARTIKEL KUAT YANG MEMBUTIKAN BAHWA INDONESIA
ADALAH NEGERI SYAM NEGERI AKHIR ZAMAN, YG DI DALAMNYA IMAM MAHDI MUNCUL DI
NEGERI INI, BAHKAN LELUHUR2 JAWA TERDAHULU TELAH MENUTUPI DAN MEMANIPULASI
KEBERADAAN IMAM MAHDI DENGAN MENGKLAIM BAHWA MANUSKRIP2 ITU ADALAH SEBUAH
TEMBANG ATAU LAGU, BERIKUT LINK NYA : http://wp.me/p3gX77-9l
Bandingkan dengan hadits yg diriwayatkan oleh
imam ali bin abi thalib RA berikut yg mirip dengan manuskrip2 jayabaya yg ada
sekarang ini (download manuskrip Jangka Jayabaya berikut ramalan_jayabaya ) : , berikut hadits imam
ali RA :
“Aku khawatir terhadap suatu masa yang
rodanya dapat menggilas keimanan. Keyakinan hanya tinggal pemikiran, yang tak
berbekas dalam perbuatan. Ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombongan iblis. Ada
ahli maksiat rendah hati bagaikan sufi. Ada yang banyak tertawa hingga hatinya
berkarat dan ada yang banyak menangis karena kufur nikmat. Ada yang murah
senyum tapi hatinya mengumpat dan ada yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut.
Ada yang berlisan bijak tapi tak memberi teladan, dan ada pezina yang tampil menjadi figur.
Ada orang punya ilmu tapi tak paham, ada yang paham tapi tak menjalankan. Ada yang pintar tapi membodohi, ada yang bodoh tapi tak tau diri. Ada orang beragama tapi tak berakhlak dan ada yang berakhlak tapi tak bertuhan. Lalu di antara semua itu di mana aku berada?”(Imam Ali Bin Abi Thalib)
Ada yang berlisan bijak tapi tak memberi teladan, dan ada pezina yang tampil menjadi figur.
Ada orang punya ilmu tapi tak paham, ada yang paham tapi tak menjalankan. Ada yang pintar tapi membodohi, ada yang bodoh tapi tak tau diri. Ada orang beragama tapi tak berakhlak dan ada yang berakhlak tapi tak bertuhan. Lalu di antara semua itu di mana aku berada?”(Imam Ali Bin Abi Thalib)
dan bandingkan manuskrip jangka jayabaya
berikut dengan hadits tentang Imam Mahdi yg akan mewarisi ilmu kenabian seperti
nabi sulaiman as :
bait terakhir 162 :
“akeh wong dicakot lemut mati akeh wong
dicakot semut sirna akeh swara aneh tanpa rupa bala prewangan makhluk halus
padha baris, pada rebut benere garis tan kasat mata, tan arupa sing madhegani
putrane Bethara Indra agegaman trisula wedha momongane padha dadi nayaka perang
perange tanpa bala sakti mandraguna tanpa aji-aji.”
artinya : “banyak orang digigit nyamuk, mati
banyak orang digigit semut, mati banyak suara aneh tanpa rupa pasukan
makhluk halus sama-sama berbaris, berebut garis yang benartak kelihatan, tak
berbentuk yang memimpin adalah putra Batara Indra, bersenjatakan trisula
wedha para asuhannya menjadi perwira perang jika berperang tanpa pasukansakti mandraguna
tanpa azimat.”
“Al Mahdi adalah seseorang yang berbicara
dengan bahasa binatang dan hewan lainnya. Oleh karena itu, keadilannya akan
terlihat dengan sendirinya atas seluruh manusia dan jin.” (Allamah Muhaqqiq
Ash-Sharif Muhammad ibn ‘Abd al-Rasul, Al-Isaatu li Asrat’is-saat, hal. 188)
“Al Mahdi (orang yang paling benar diberi
petunjuk) akan mengatur dunia ini seperti Nabi Dzulqarnain dan Nabi
Sulaiman.” (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi
al-Muntazar, hal. 29)
Berarti dari sini kita harus beralih kembali
ke syariat islam dan membaca hadist nabi muhammad SAW tentang imam
mahdi..(lihat artikel imam mahdi di : http://wp.me/p3gX77-3o)
Rasulullah SAW pernah bersabda tentang
AL-Mahdi : “Sungguh bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan
kesemena-menaan. Dan apabila kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh,
maka ALLAH SWT akan mengutus seorang laki2 yg berasal dari umatku, namanya
seperti namaku dan nama bapaknya seperti nama bapakku, maka ia akan memenuhi
bumi dgn keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi) telah dipenuhi sebelum
itu oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Diwaktu itu langit tidak akan menahan
setetes pun dari tetesan airnya, dan bumi pun tak akan menahan sedikitpun dari
tanamannya, maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 thn, atau 8 thn atau 9
thn.” (Hadist riwayat Thabrani)
sudah tidak bisa disangkal lagi, satrio
piningit ialah Imam Mahdi (AL-Mahdi)…wallahu’alam.
Dan tanda bergantinya zaman dari zaman
pemerintahan diktator (liberal/demokrasi) atau zaman kala bendu ke zaman
keemasan atau kala suba ada di manuskrip ini : Dalam Manuskrip “Salam wa
Harb fi Akhir Jaman Ar Rabb (Perpustakaan kitab Khannah di Istanbul, Turki
ditulis oleh Al Harits bin Sallam bin Mu’adz bin Madzhan al Madani) Atsar dari
Abu Hurairah ra.
Ini
adalah cuplikan perkataan nabi di manuskrip yang ditulis ulang oleh peneliti
berjudul : “Salam wa Harb fi Akhir Jaman ar Rabb“.
“Dari
Ibnu Abbas dan Ali ra. Bahwa Abu Hurairah menjelang maut, ia berkata kepada
orang-orang disekelilingnya, “Aku mempunyai informasi tentang
peperangan-peperangan yang terjadi di Akhir jaman”, maka orang-orang berkata,
“Beritahukan kepada kami, tidak mengapa, semoga Allah memberimu pahala yang
lebih baik”,
“….dan
peperangan di sebuah negeri yang lebih kecil dari pada tulang ekor, yang
menghimpun semua penduduk dunia, seakan akan ia adalah negara paling kaya
yang sedang berpesta pora. pemimpin di negeri itu menyerahkan panjinya
kepada seorang ‘pemimpin kejahatan’ yang datang dari pantai (nun) jauh dibarat
sebagai awal proses berakhirnya jaman. maka, pemimpin kejahatan itu
mengumpulkan semua suaranya dari seluruh dunia, mengembalikan singgasana sang
raja, menghancurkan irak dalam pembantaian pembantaian yang merupakan permulaan
berakhirnya jaman. amir (pemimpin) negara tulang ekor yang kecil itu akan
memerangi al mahdi dan sudah tiba kehancuran negeri itu sekali lagi, karena
amirnya adalah biang kerusakan… al mahdi membunuhnya, dengan terbunuhnya sang
amir, maka tulang ekor kembali kepada tubuh…
Banyak yg menafsirkan bahwa
negeri tulang ekor ini adalah Kuwait, dan kuwait meminta bantuan kepada amerika
karena negaranya diserang irak, padahal negeri tulang ekor disini bukanlah
kuwait, Yang dimaksud negeri tulang ekor pada manuskrip diatas
adalah kota jakarta, kita harus membandingkan kebenaran tafsiran
ini dari kejadian2 yg tertulis didalam manuskrip ini dan menghubungkannya
dengan kejadian2 yg berkaitan dengan manuskrip ini diantara kuwait dan kota
jakarta mana yg paling mendekati kebenaran kejadian2nya, karena kota
jakarta sangat sesuai dengan perkataan dalam manuskrip kuno itu, dari bentuk
wilayahnya berdasarkan kata2 ini “..negeri yang lebih kecil dari pada
tulang ekor..” kita bisa melihat bahwa peta pulau2 yg seperti “tulang
ekor” adalah pulau sumatera dan jawa (karena pulau2 ini dahulunya satu)
dan bisa dipastkan bahwa “yang lebih kecil dari tulang ekor”
adalah jakarta, karena bentuk peta jakarta mirip tulang pinggul/tulang
selangkangan (lebih kecil dari tulang ekor), lalu dari perkataan “seakan
akan ia adalah negara paling kaya yang sedang berpesta pora.
pemimpin di negeri itu menyerahkan panjinya kepada seorang ‘pemimpin kejahatan’
yang datang dari pantai (nun) jauh dibarat sebagai awal proses berakhirnya
jaman.” perkataan ini sangat mirip dengan peristiwa pengangkatan Jokowi
dan ahok sebagai Gurbernur dan wakil Gurbernur DKI Jakarta, perkataan “..‘pemimpin
kejahatan’ yang datang dari pantai (nun) jauh dibarat..” maksudnya
adalah jokowi yg telah dipilih oleh para zionis dibarat melalui “rotary
club” yg dibentuk oleh para zionis dibarat, kita bisa mengetahui club
zionis ini jika kita menelusuri di dunia maya banyak yg membahas club ini , yg
kemudian setelah pengangkatan itu tahun pun berganti, dan jokowi dan wakilnya
menggelar pesta besar2an di malam tahun baru dan ini sebagai awal proses
berakhirnya zaman, jokowi seakan-akan tidak tahu bahwa diluar
sana saudara2 muslimnya sedang dibantai dan dizhalimi malah mengadakan pesta
besar2an, dan ini telah jelas tandanya setelah pesta itu berakhir tidak lama
kemudian banjir pun melumpuhkan kota jakarta, dan tanda yg paling jelas bagi
teguran dari Allah SWT adalah ditempat pelaksanaan acara pesta malam
tahun baru itu di pusat kota (bundaran HI dan sekitarnya termasuk istana
presiden) pun di lumpuhkan oleh banjir, inilah awalnya, inilah tandanya dan
berdasarkan tanda2 alam yg sudah terbukti setelah jokowi menjabat selama 2013
kemarin, banyak kejadian2 yg sesuai dengan hadits akhir zaman (buka link ini : http://wp.me/p3gX77-5T) Apa yg akan
terjadi pada negeri Indonesia ini jika jokowi yg akan menjadi pemimpin
Indonesia? apakah dia akan menjadi sufyani yg dinubuwahkan oleh rosulullah SAW
dan juga sudah direncanakan kepemimpinannya oleh zionis?..wallahu’alam.
Dan negeri tulang ekor itu kelak akan hancur
lagi seperti pada zaman nabi terdahulu, karena ada perkataan seperti ini “amir
(pemimpin) negara tulang ekor yang kecil itu akan memerangi al mahdi dan sudah
tiba kehancuran negeri itu sekali lagi, karena amirnya adalah biang kerusakan…
al mahdi membunuhnya, dengan terbunuhnya sang amir, maka tulang ekor kembali
kepada tubuh…” amir/pemimpin kota jakarta akan memusuhi/memerangi AL-Mahdi, dan
dianggap TERORRIS, karena amir (pemimpin) kota jakarta tidak berpegang kepada
hukum Allah SWT, Sehingga amir itu selalu berbuat kerusakan kepada warganya,
dengan kerusakan moral dengan banyak mengadakan pesta pora dan acara2 bid’ah,
kemudian kelak AL-Mahdi akan membalas apa yang dikerjakan amir kota itu selama
ini..wallahu’alam.
Inilah beberapa bukti dari fakta dan data
yang mengungkapkan bahwa sesungguhnya Majapahit adalah Kesultanan Islam yang
berkuasa di sebagian besar kawasan yang kini dikenal sebagai Asia Tenggara ini.
Sekali lagi terbukti bahwa sejarah itu adalah versi, tergantung untuk apa
sejarah itu dibuat dan tentunya terkandung di dalamnya beragam kepentingan. Kecuali
sejarah indonesia yang ada didalam AL-Qur’an.
ALLAH SWT murka atas kedurhakaan bangsa saba
(Indonesia) dan kaum nabi nuh As, mereka mendustakan ayat-ayat ALLAH
SWT dan menganggapnya sihir yg diada-adakan dan karena kedengkian mereka,
sehingga ALLAH SWT pun tidak meridhoi peradaban islam di Indonesia dikarenakan
orang-orang Indonesia terdahulu tidak bersyukur akan kebesaran ALLAH SWT dan
mensyukuri nikmatNYA, banjir besar pun datang sebagai pertanda murka ALLAH SWT
:
(Saba’:16 )
Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.
Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.
“Dan Kami jadikan antara mereka dan antara
negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang
berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan.
Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan
aman” (QS AS-Saba ayat 18). Pulau-pulau di Indonesia pun terpisah-pisah, yg
tadinya bersatu.
semua ini adalah bagian dari Rukun Iman, dan
yg terkhusus Rukun Iman ke-3 yaitu AL-Qur’an,
percayalah Rukun Iman, kita sebagai umat muslim yg beriman kepada yg ghaib
(ALLAH SWT & para Malaikat) harus mempertanyakan, kenapa dahulu di negeri
ini banyak sekali terjadi bencana alam yg dahsyat? untuk apa bencana alam yg
dahsyat itu seperti meletusnya gunung krakatau purba, gunung toba, gunung
sunda, dan gunung2 lain, juga tsunami super dahsyat yg bisa memisahkan
pulau2 di Indonesia yg tadinya satu pulau yg sangat besar dan luas, juga kita
harus mempertanyakan benarkah negeri ini ialah negeri syam atau atlantis? Kita
harus melihat contoh tanda kebesaran Allah SWT sebagai tanda kiamat untuk
memperingatkan hamba-hambaNya pada Gunung Kelud yg telah meletus pada 13
februari 2014 kemarin, karena Gunung tersebut meletus berdasarkan ayat-ayat
Allah :
*WAKTU GUNUNG KELUD MELETUS BERDASARKAN AYAT
AL-QUR’AN.
Ingatlah bahwa Allah SWT menyukai hal2 yg
witir (Ganjil)…….
Rasullullah SAW bersabda:
إنّ الله وتر يحبّ الوتر
“Sesungguhnya Allah SWT itu witir dan Dia
mencintai yang witir (ganjil)’,” (HR Bukhari dan Muslim).
“Sesungguhnya Allah itu witir (esa/ganjil)
dan suka pada yang ganjil’,” (HR Abu Daud dan Turmudzi).
Kelud meletus tanggal 13 bulan 2
(ada di suroh ar Ra’du, suroh ke 13 ayat 2) :
Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang
(sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan
menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang
ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda
(kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Tuhanmu. ﴾
Ar Ra’du:2 ﴿
Kelud meletus pada jam 22:49, 22:50
(ada di suroh AL-Hajj, suroh ke 22 ayat 49, 22 ayat 50)
seakan-akan AL-Qur’an berbicara kepada kita :
Katakanlah: “Hai manusia, sesungguhnya
aku adalah seorang pemberi peringatan yang nyata kepada kamu”. ﴾ Al
Hajj:49 ﴿
Maka orang-orang yang beriman dan beramal
saleh, bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia. ﴾ Al Hajj:50 ﴿
Kelud mulai meletus tahun ini, tahun 2014
(ada di suroh thaahaa, suroh ke 20 ayat 14) :
Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada
Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk
mengingat Aku. ﴾
Thaahaa:14 ﴿
Jika ada yang mengatakan apakah kita muslim
harus percaya kepada penanngalan masehi? Janganlah kita melihat dari
penanggalannya, tetapi lihatlah tanda2 kekuasaanNya yg meliputi segala sesuatu
itu. Allah SWT itu “sangat dekat” begitu juga dengan tanda2Nya untuk akhir
zaman, bukankah kalender masehi itu yg sering kita gunakan sehari-hari ?
dan dengan kalender itu pun umat islam dapat mengetahui kapan jatuhnya hari2
raya islam. maka sudah jelaslah firman Allah yg terdapat di dalam
AL-Qur’an : “Dan pasti akan Kami beritakan kepada mereka dengan ilmu
(Kami) dan Kami tidak jauh (dari mereka).” (QS.AL-A’Raf:7).
Inti dari peringatan bencana Gunung Kelud
adalah ini :
“Jika Kami berkehendak menghancurkan suatu
negeri yang penduduknya zhalim, maka Kami jadikan orang-orang yang suka berbuat
sesat di negeri itu sebagai pemimpin, lalu pemimpin itu berbuat durhaka di
negerinya. Akibat perbuatan durhaka pemimpin mereka, turunlah adzab kepada
mereka dan Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” (Qs. Al-Israa, 17:16)
“Dari Ibnu Abbas ujarnya, Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda: “Lima hal yang menyebabkan terjadinya
kehancuran: 1). Kaum yang suka merusak perjanjian, maka mereka pasti dikuasai
oleh musuhnya 2). Kaum yang tidak melaksanakan hukum-hukum Allah, niscaya
mereka akan mengalami kemelaratan 3). Kaum yang membiarkan pelacuran
merajalela, niscaya bencana kematian mengancam mereka 4). Kaum yang mencurangi
takaran dan timbangan, niscaya mereka akan mengalami paceklik dan berbagai
macam penyakit. 5). Kaum yang tidak mau menunaikan zakat, niscaya mereka susah
mendapatkan hujan.” (HR. Thabrani)
“Dan tidaklah mereka (orang-orang munafik)
memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, dan mereka tidak
(juga) bertaubat dan tidak (pula) mengambil pelajaran.”(Qs. At Taubah : 126)
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi
neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati,
tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan
mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat
(tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga
(tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah).
Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka
itulah orang-orang yang lalai. ﴾ Al A’raf:179 ﴿
Kita telah mengenal negeri kita ini yg dimana
terdapat mayoritas umat muslim terbesar di dunia, sementara itu negeri kita
sangat subur tanahnya dikarenakan negeri kita berdiri di garis khatulistiwa,
kaya akan flora dan fauna, juga memiliki hasil tambang terbaik di dunia. lihat
hadits2 tentang kutamaan negeri syam berikut :
1. Abdullah bin Amr bin Ash berkata bahwa
Rasulullah SAW bersabda, “Kebaikan itu ada sepuluh persepuluh (10/10).
Sembilan persepuluhnya (9/10) berada di Syam, sepersepuluhnya (1/10) untuk
selain Syam. Kejahatan itu sepuluh persepuluh. Sepersepuluhnya berada di Syam
dan sembilan persepuluhnya di seluruh negeri. Apabila penduduk Syam telah rusak
maka tidak ada kebaikan lagi padamu.” (HR. Ibnu ‘Asaakir, 1/154)
طُوبَى
لِلشَّامِ. فَقُلْنَا : لأَيٍّ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ؟ قَالَ : لأَنَّ
مَلَائِكَةَ الرَّحْمَنِ بَاسِطَةٌ أَجْنِحَتَهَا عَلَيْهَا
2. “Kebaikan pada negeri Syam.’ Kami
bertanya, ‘Mengapa wahai Rasulullah?’ Beliau bersabda: ‘Karena Malaikat rahmah
(pembawa kebaikan) mengembangkan sayap di atasnya.”
(HR.
Tirmizi, no. 3954, beliau berkomentar, haditsnya hasan Gharib. Imam Ahmad dalam
Al-Musnad, 35/483. Cetakan Muassasah Ar-Risalah, dishahehkan oleh
para peneliti. Dishahihkan pula oleh Syekh Al-Albany dalam kitab ‘As-Silsilah
As-Shahihah no. 503)
3. Zaid bin Tsabit berkata bahwa suatu hari
Rasulullah bersabda ketika para sahabat berada bersama beliau, “Beruntunglah
negeri Syam, sesungguhnya malaikat Rahman membentangkan sayapnya di negeri
tersebut”. (HR. Ibnu Hibban no. 7304)
4. Abdullah bin Hawalah Azdy berkata bahwa
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya kalian akan menjadi
pasukan-pasukan perang, satu pasukan di Syam, satu pasukan di Iraq dan satu
pasukan di Yaman.” Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, pilihkan untukku!”
Rasulullah menjawab, “Pilihlah Syam, dan barangsiapa yang enggan maka hendaklah
ia bergabung dengan dengan Yaman dan meminum dari kolam-kolam air Yaman.
Sesungguhnya Allah telah menaungi Syam dan penduduknya.” (HR. Shahih
Ibnu Hibban no. 7306)
5. Imam Izz bin Abdussalam berkata, “10.000
mata yang melihat Nabi Muhammad SAW masuk negeri Syam tatkala mereka (para
sahabat) mengetahui keutaman negeri Syam dibandingkan negeri yang lain.”
6. Abu Darda berkata bahwa Rasulullah SAW
bersabda, “Ketika aku tidur tiba-tiba aku melihat tiang kitab diambil
dari bawah kepalaku. Aku melihatnya dibawa pergi dan aku pun mengikutinya
dengan dua pandanganku. Kemudian tiang itu ditegakkan di Syam. Ketahuilah bahwa
sesungguhnya iman berada di syam ketika terjadi Fitnah.” (HR. Ahmad no.
21781)
7. Qurroh bin Iyas berkata bahwa Rasulullah
SAW bersabda, “Apabila penduduk Syam telah rusak maka tidak ada kebaikan pada
kalian. Akan senantiasa ada sekelompok umatku yang selalu beruntung tanpa
terganggu dari orang-orang yang menipu mereka hingga hari kiamat (hari
pembalasan).”
(HR. Tirmizi no. 2351)
8. Ka’ab Ahbar, salah seorang sahabat ahli
kristologi berkata, “Di baris pertama dalam Taurat terukir Muhammad bin
Abdullah hamba-Ku pilihan, penuh sopan santun, tidak kasar, tidak
berteriak-teriak di pasar dan tidak membalas keburukan dengan keburukan tetapi
pemaaf dan pengampun, kelahiran Makkah, hijrahnya ke Thaibah dan kerajaannya di
Syam.”
“Ummatnya hammadun (suka memuji), yaitu
memuji Allah SWT dalam keadaan senang dan susah, mengumandangkan tahmid di
setiap turunan jalan, mengumandangkan takbir di setiap tanjakan jalan, selalu
memperhatikan peredaran matahari, sholat di waktu yang telah ditentukan
walaupun mereka di puncak pembuangan sampah, memakai sarung sampai di pertengahan
betis, selalu membasuh anggota wudhu dan suara-suara mereka di malam hari
bagaikan suara lebah menggema.” (HR. Darimi no. 7)
9. Imam Izz bin Abdussalam berkata, “Apa
yang disebutkan Ka’ab sesuai dengan kenyataan yang ada, sesungguhnya kekuatan
di kerajaan Islam, sebagian besar pasukannya yang berani di negeri Syam.”
(Lihat: Targhib Ahlil- Islam Fi Sukna Biladisy-Syam hal. 5)
10. Abu Dzar bekata bahwa Rasulullah SAW
bersabda, “Syam bumi kebangkitan.” (HR. Bazzar no. 3965 &
Ahmad no. 27629)
11. Damaskus ibu kota Syam Abu Umamah
berkata, Rasulullah SAW membaca ayat, “Dan kami tempatkan mereka di
dataran tinggi yang mendatar dan yang menyimpan air” (QS. Al-Mu’minun: 50).
Beliau bertanya, “Apakah kalian mengetahui dimana tempat itu?” Para sahabat
menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.” Beliau melanjutkan,
“Tempat itu di negeri Syam, bumi yang dinamakan Ghuthah, di sebuah kota yang
disebut Damaskus. Ia adalah kota yang terbaik di negeri Syam.” (HR.
Tamam Rozi no. 915)
12. Salah seorang sahabat Rasulullah berkata
bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Syam akan terbuka untuk kamu. Jika kamu diberi
pilihan tempat tinggal, maka pilihlah tempat tinggal di kota yang bernama
Damaskus. Ia adalah benteng Muslimin dari pertempuran dan kekuatan mereka
bersumber dari sana di tempat yang bernama Ghuthah.” (HR. Ahmad no. 17470)
13. Abu Darda berkata bahwa Rasulullah SAW
bersabda, “Sesunguhnya kekuatan Muslimin pada waktu itu di Ghuthah, di
samping kota yang bernama Damaskus yang paling terbaik di negeri Syam.” (HR.
Abu Daud no. 4300)
14. Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW
bersabda, “Jika terjadi pertempuran besar maka Allah mengutus utusannya
dari berbagai lapisan masyarakat, mereka memiliki kuda terbaik dan senjata
perang terhebat, dan Allah mengkokohkan agama ini dengan mereka.” (HR.
Ibnu Majahno. 4080)
15. Nawwas bin Sam’an berkata bahwa
Rasulullah SAW bersabda, “Isa bin Maryam akan turun di menara putih timur
Damaskus.” (HR. Muslim no. 7560)
16. “Sebagian umatku ada yang selalu
melaksanakan perintah Allah, tak terpengaruh orang yang menggembosi dan tidak
pula orang yang berseberangan hingga datang keputusan Allah, dan mereka
senantiasa dalam keadaan demikian. Mu’adz berkata: dan mereka ada di Syam.“ (HR.Bukhari)
17. “Salamah bin Nufail berkata: aku
datang menemui Nabi saw dan berkata: aku bosan merawat kuda perang, aku
meletakkan senjataku dan perang telah ditinggalkan para pengusungnya, tak ada
lagi perang. Nabi saw menjawab: Sekarang telah tiba saat berperang, akan selalu
ada satu kelompok di tengah umatku yang unggul melawan musuh-musuhnya, Allah
sesatkan hati-hati banyak kalangan untuk kemudian kelompok tersebut memerangi
mereka, dan Allah akan memberi rizki dari mereka (berupa ghanimah) hingga datang
keputusan Allah (Kiamat) dan mereka akan selalu demikian adanya. Ketahuilah,
pusat negeri Islam adalah Syam. Kuda perang terpasang tali kekang di kepalanya
(siap perang), dan itu membawa kebaikan hingga datangnya Kiamat.”
(HR. Imam Ahmad)
18. “Al-Masih Dajjal akan datang dari
arah timur, ia menuju Madinah, hingga berada di balik Uhud, ia disambut oleh
malaikat, maka malaikat membelokkan arahnya ke Syam, di sana ia dibinasakan, di
sana dibinasakan.” (HR. Imam Ahmad)
19. “Kalian akan dikumpulkan di sana –
tangannya menunjuk ke Syam – jalan kaki atau naik kendaraan maupun berjalan
terbalik (kepala di bawah) … “(HR. Imam Ahmad)
banyak kebaikan di negeri kita ini tanpa kita
sadari, dan admin mengerti maksud hadits no 1 dan 2 diatas yg mengatakan ‘Karena
Malaikat rahmah (pembawa kebaikan) mengembangkan sayap di atasnya.”maksudnya
adalah “Garis khatulistiwa” yg dapat menyuburkan tanahnya, yg menumbuhkan
tanaman2nya dengan musim2 tertentu seperti musim hujan dan kemarau yg dibawa
oleh malaikat rahmah, dari hadits2 diatas ternyata perang akhir zaman akan
dimulai dari negeri SYAM ini dari negeri kita ini, di negeri mayoritas muslim
terbesar di dunia yg berada di paling timur jauh dari pusat bumi (ka’bah), dari
hadits no 5 diatas ternyata para sahabat rasulullah SAW pernah ke negeri ini
setelah mereka mendengar keutamaan negeri SYAM yg istimewa dibandingkan negeri2
lain, di hadits no 6 diatas makna “tiang kitab” disini bermaksud “ARSY
borobudur” yg dipindahkan oleh ahli kitab yg sejajar dengan hajar aswad dan rukun
Syam (seperti yg dijelaskan tentang borobudur versi AL-Qur’an diatas dan di
buku flying book K.H Fahmi basya), itu juga bermaksud dimana letak negeri Syam,
pahami secara mendalam hadits2 berikut yg berhubungan dengan ARSY borobudur,
tiang kitab, negeri SYAM dan madinah berikut :
Sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa
sallam,
أَلَا أُخْبِرُكَ بِرَأْسِ الْأَمْرِ كُلِّهِ
وَعَمُودِهِ وَذِرْوَةِ سَنَامِهِ قُلْتُ بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ رَأْسُ
الْأَمْرِ الْإِسْلَامُ وَعَمُودُهُ الصَّلَاةُ وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ.
“Sukakah engkau kabarkan yang menjadi
ketua (kepala) segala urusan (pekerjaan), tiang-tiangnya (penguat-penguatnya)
dan puncak ketinggiannya?” Aku (Mu’adz bin Jabbal) berkata: “Baiklah ya
Rosulullah.” Sabdanya: “Kepala segala urusan ialah Islam, tiang-tiang
penguatnya ialah sholat dan puncak ketinggiannya ialah al-Jihad.” (HR. Tirmidzi, hadits
hasan shahih)
apakah hadits diatas yg berhubungan dengan
tiang kitab ini ternyata adalah tentang sholat? lalu apa hubungannya tiang
kitab (arsy borobudur AL-Qur’an) dengan sholat? dari sini kita harus
melihat dan memahami hadits berikut :
حَدَّثَنَا
شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوْخَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيْزِ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا
عَبْدُ اللهِ بْنُ دِيْنَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ ح وَحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ
سَعِيْدٍ وَاللَّفْظُ لَهُ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ
دِينَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ:
بَيْنَمَا
النَّاسُ فِي صَلاَةِ الصُّبْحِ بِقُبَاءٍ إِذْ جَاءَهُمْ آتٍ فَقَالَ إِنَّ
رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أُنْزِلَ عَلَيْهِ
اللَّيْلَةَ وَقَدْ أُمِرَ أَنْ يَسْتَقْبِلَ الْكَعْبَةَ فَاسْتَقْبَلُوْهَا
وَكَانَتْ وُجُوْهُهُمْ إِلَى الشَّامِ فَاسْتَدَارُوْا إِلَى الْكَعْبَةِ
13
– (526)
Telah menceritakan kepada kami Syaiban
bin Farrukh telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin
Muslim telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Dinar dari Ibnu
Umar –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada
kami Qutaibah bin Sa’iddan lafazh tersebut miliknya,dari Malik
bin Anas dari Abdullah bin Dinar dari Ibnu Umar Radhiyallahu’anhu
dia berkata:“Ketika orang-orang dalam shalat Shubuh di Quba’,
tiba-tiba seseorang mendatangi mereka seraya berkata, Rasulullah
Shallallahu’alaihiwasallam telah diturunkan wahyu atas beliau pada suatu malam,
dan beliau telah diperintahkan untuk berkiblat menghadap Ka’bah, maka kalian
menghadap kiblatlah, dan sebelumnya mereka menghadap ke Syam, maka mereka
memutar menghadap Ka’bah“(Shahih Muslim 526-13)
dari hadits diatas kita telah mengetahui
bahwa hubungan tiang kitab (arsy borobudur AL-Qur’an yg berada di negeri
syam ini) dengan sholat, adalah ternyata dahulu negeri Syam ini mempunyai
tiang sholat atau kiblat, apakah yg dimaksud dengan hal ini adalah kiblat
baitul maqdis? dari sini kita harus melihat dan mentadaburi suroh berikut :
Orang-orang yang kurang akalnya diantara
manusia akan berkata: “Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari
kiblatnya (Baitul Maqdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?”
Katakanlah: “Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk
kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus”. ﴾ Al Baqarah:142 ﴿
Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan
kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas
(perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan)
kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang)
melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan
siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat
berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan
Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi
Maha Penyayang kepada manusia. ﴾ Al Baqarah:143 ﴿
pahamilah suroh AL-Baqarah ayat 142 diatas yg
mengatakan bahwa “Kepunyaan Allah-lah timur dan barat…”, karena baitul
maqdis itu ada di timur dan borobudur pun juga terdapat di negeri yg mayoritas
muslim terbesar didunia yg berada di paling timur, baitul maqdis atau juga
disebut masjidil aqsha ini jika kita artikan masjidil = masjid/tempat ibadah
aqsha=jauh/terjauh, coba bandingkan masjidil aqsha yg ada di palestina itu
dengan borobudur AL-Qur’an di paling timur ini yg sejajar dengan hajar aswad
dan rukun syam yg berada jauh dari pusat bumi ka’bah dibarat. dan kita harus
mempertanyakan apa sebabnya kiblat baitul maqdis itu dipindahkan menjadi ke
arah kiblat baitullah ka’bah? apakah ada hubungannya dengan akhir zaman? kita
harus melihat dan memahami hadits berikut :
Nabi -Shallallahu ‘alaihi
wa sallam- pernah bersabda menceritakan silsilah kejadian akhir zaman,
عِمْرَانُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ خَرَابُ
يَثْرِبَ, وَخَرَابُ يَثْرِبَ خُرُوْجُ الْمَلْحَمَةِ, وَخُرُوْجُ الْمَلْحَمَةِ
فَتْحُ قَسْطَنْطِيْنِيَّةَ, وفَتْحُ قَسْطَنْطِيْنِيَّةَ خُرُوْجُ الدَّجَّالِ
“Pembangunan Baitul Maqdis adalah (waktu)
hancurnya kota Madinah. Hancurnya kota Madinah adalah (waktu) munculnya perang
besar. Munculnya perang besar adalah (waktu) direbutnya Qostantiniyah (kerajaan
Romawi). Direbutnya Qostantiniyah (kerajaan Romawi) adalah (waktu) keluarnya
Dajjal“. [HR. Abu Dawud dalam
Sunan-nya (4294), Ahmad dalam Musnad-nya (22076 & 22174), Al-Hakim dalam
Al-Mustadrok (8297), Ath-Thobroniy dalam Al-Kabir (214), dan lainnya. Hadits
ini di-hasan-kan oleh Al-Albaniy dalam Takhrij Al-Misykah (5424)]
Al-Allamah Syamsul Haq Al-Azhim
Abadi-rahimahullah- berkata dalam menegaskan makna hadits ini, “Pendapat yang
paling benar, Yang dimaksud dengan pembangunan Baitul Maqdis adalah
kesempurnaan dalam hal pembangunan, yaitu pembangunan baitul Maqdis secara
sempurna lagi melebihi batas, saat hancurnya kota Madinah, karena Baitul Maqdis
tak akan hancur“. [Lihat Aunul Ma’bud (11/270)]
maksud dari hadits diatas adalah jika sejarah
pembangunan baitul maqdis telah terbongkar, maka sudah dekatlah hancurnya kota
madinah dan munculah perang besar akhir zaman…
dan pahamilah suroh AL-Baqarah ayat 143
diatas yg mengatakan “…Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi
kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang
mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat)
itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh
Allah..” maksud dari “siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot”
adalah siapa diantara kita umat rosulullah SAW yg bisa mengenali mana yg Haq
dan mana yg bathil, siapa yg bisa memecahkan sejarah yg sebenarnya kiblat
baitul maqdis yg dijadikan “buah bibir” itu atau yg di samarkan itu, berarti
orang itu telah diberi petunjuk yg lurus oleh ALLAH SWT dan Allah swt tidak
akan menyia-nyiakan iman atau amalan orang itu (disini bukan berarti hanya
admin saja yg bisa mengungkap sejarah besar ini, tetapi semua orang jika bisa
jika ada kemauan dan semangat di jalan Allah SWT untuk mengungkap sejarah ini).
kita pahami lagi makna dari kata “… Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa
amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah..”
kita telah mengetahui dari pembahasan borobudur AL-Qur’an diatas bahwa ada
seorang dari ahli kitab yg bisa memindahkan ARSY borobudur yg “sangat berat”
itu dengan kecepatan cahaya, yg beliau ini pasti kedudukannya dekat dengan
Allah SWT sehingga mendapat petunjuk dari Allah SWT untuk memindahkan ARSY
borobudur itu,
Berikut hadits dan suroh yg menguatkan
borobudur adalah Baitul Maqdis atau Masjidil Aqsha :
Dari Ibnu Abbas, ia telah berkata: Telah
bersabda Rasulullah SAW: Ketika malam aku diisra’kan dan subuhnya aku
telah sampai di Makkah, aku mengkhawatirkan urusanku, dan aku tahu bahwasanya
manusia akan mendustakanku. Kemudian aku duduk bersedih hati.
Ia Ibnu Abbas) berkata: Kemudian melintaslah
musuh Allah, Abu Jahl. Dia datang sehingga duduk di dekat beliau, kemudian
berkata kepada beliau: Kamu tampak bersedih, apakah ada sesuatu? Rasulullah SAW
pun menjawab: Ya. Dia berkata: Apa itu? Beliau menjawab: Sesungguhnya aku
diisra’kan malam tadi. Dia berkata: Ke mana? Beliau menjawab: Ke Bait
al-Maqdis. Dia bertanya: Kemudian engkau subuh sudah ada di hadapan kami (di
Makkah ini)? Beliau jawab: Ya. Ia berkata: Namun dia tidak menampakkan sikap
bahwa dia mendustakannya karena takut beliau tidak mau menceritakan hal itu
lagi jika kaumnya dipanggilkannya. Dia berkata: Tahukah engkau, jika engkau
hendak mendakwahi kaummu, kau harus kisahi mereka apa yang barusan kau
ceritakan padaku. Rasulullah SAW pun menjawab: Ya.
Kemudian dia berseru: Kemarilah wahai
penduduk Bani Ka’ab bin Lu`ai! Lalu mereka berkumpul kepadanya datang sampai
duduk mengelilingi keduanya. Dia berkata: Kisahi kaummu apa yang telah engkau
kisahkan kepadaku. Rasulullah SAW pun berkata: Sesungguhnya malam tadi aku
diisra’kan. Mereka bertanya: Ke mana? Kujawab: Ke Bait al-Maqdis. Mereka
bertanya: Kemudian subuh engkau berada di depan kami. Beliau menjawab: Ya.
Ia (Ibnu Abbas) berkata: Maka ada yang
bersorak dan ada yang meletakkan tangannya di atas kepala heran atas kebohongan
itu (menurut mereka). Mereka berkata: Dan apakah engkau dapat menyifatkan
kepada kami masjid itu? Dan di antara penduduk ada yang pernah pergi ke negeri
itu dan pernah melihat masjid itu. Maka Rasulullah SAW bersabda: “Maka
aku mulai menyebutkan ciri-cirinya dan tidaklah aku berhenti menyifatkan
sehingga aku lupa beberapa cirinya.” Beliau bersabda: “Lantas
didatangkanlah masjid sampai diletakkan tanpa kesamaran sehingga aku dapat
melihatnya (Masjidil Aqsha/Baitul Maqdis di Depan mata). Maka aku
menyifatkannya dengan melihat hal itu.”
Ia berkata: Dan sampai ini, ada sifat yang
tidak aku hafal.
Ia berkata: Kemudian ada kaum yang berkata:
“Adapun sifat tersebut, demi Allah, ia benar.” HR Ahmad (2680). Disahkan al-Albani dalam ash-Shahihah (VII:
3021).
Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab:
“Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman
melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk
kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan
nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk
(kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya
Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”. ﴾ An Naml:40 ﴿
Tahukah
anda? bahwa kaum yahudi israel yg merencanakan pembangunan kuil solomon di
bawah masijidil aqsha di palestina itu adalah rangkaian dari fitnah akhir
zaman? untuk membengkokkan sejarah yg sebenarnya dan untuk pengalihan isu,
membengkokan sejarah yg dimaksud disini adalah bahwa sebenarnya yahudi Israel
sudah mengetahui bahwa masjidil aqsha yg asli bukanlah berbentuk masjid2 zaman
sekarang, tetapi seperti kuil yg megah atau kita bisa sebut juga dengan candi,
kuil atau candi ini cenderung berbentuk seperti masjid, karena terdapat kubah
yg di bentuk menjadi piring2 yg besarnya seperti kolam. Dan kuil solomon yg
Yahudi Israel yg di maksud adalah “Candi Borobudur” yg dibangun oleh nabi
Sulaiman As dengan bala tentaranya dari jenis Jin, binatang2, dan manusia.
Mereka kaum yahudi Israel mengklaim bahwa dahulu kuil solomon ada di bawah
masjidil aqsha di palestina hanya untuk mengolok-olok kaum muslimin, yg tidak
pernah membongkar sejarah yg sebenarnya, karena mereka kaum yg suka
mengolok-olok. Fakta kuil solomon atau baitul maqdis yg asli ada di film kartun
yg mereka buat yg mengandung pesan akhir zaman, tetapi sengaja dibuat dalam bentuk
film kartun karena mereka memang sangat suka mengolok-olok kaum muslimin yg
tidak mau berfikir, dan film kartun ini adalah “The legend of Aang”.
Gambar perpustakaan wan shi tong
Kita bisa melihat fakta kebenaran kuil
solomon atau baitul maqdis yg sebenarnya di episode Aang dan kawan2nya
menemukan perpustakaan bawah tanah di tengah2 gurun pasir, yaitu perpustakaan
“wan shi tong”. Perpustakaan yg terbenam dibawah gurun pasir dan
ditengah2 gurun pasir ini bermaksud mengartikan baitul maqdis yg ada di palestina
bukanlah baitul maqdis yg asli, kita bisa melihatnya di episode ini perpustakaan
ini terbenam di dalam gurun pasir sama seperti kuil solomon yg ada di bawah
masjidil aqsha palestina yg yahudi Israel klaim, maksud dari kuil
solomon ada di bawah masjidil aqsha disini adalah bahwa baitul maqdis ada di
bagian bumi yg lain yg dahulu kuil solomon ini terkubur begitu juga dengan
cerita sejarahnya yg terkubur, seakan-akan yahudi Israel ini menyindir
candi borobudur yg memang dahulu candi ini terkubur dan sampai sekarang sejarah
candi borobudur masih terkubur (belum terbongkar sejarah yg sebenarnya secara
universal).
Dan di ceritakan di dalam perpustakaan “wan
shi tong”, terdapat tempat yg bisa memprediksi kapan datang nya Gerhana
melalui manuskrip kuno yg mereka temukan, hal ini sangat mirip dengan
candi borobudur yg mengandung “Sandi tanda kiamat” yg berupa gerhana, yg
dilhat dari borobudur, pawon, dan mendut. Perpustakaan “wan shi tong”
sendiri sebenarnya mempunyai arti yg sama dengan ciri2 borobudur, kita telah
membahas bahwa borobudur itu dibuat berdasarkan AL-Qur’an. Dan AL-Qur’an
didalamnya mempunyai ayat2 yg bermakna luas, seluas langit dan bumi. Juga
memiliki banyak ilmu pengetahuan dan sejarah2 di dalamnya, sama seperti
“Perpustakaan” wan shi tong di dalam nya banyak sekali buku2 ilmu pengetahuan
dan sejarah2. Dan seperti yg terlihat pada Gambar perpustakaan “wan shi tong”
yg di pegang oleh Aang diatas, perpustakaan itu mempunyai ciri2 seperti
masjid, mempunyai kubah yg seperti candi borobudur, mempunyai menara2 masjid,
karena candi borobudur adalah masjid, masjid Purba. Apakah ini hanya
sebuah kebetulan yg “banyak” ? Tidak, inilah kebenaran yg ditutupi dengan
kebathilan dan olok2.
,di hadits no 8 ternyata kerajaan rasulullah
SAW berada di negeri kita ini, di hadits no11 menyatakan bahwa ternyata damaskus
adalah ibu kota Syam, mungkin yg dimaksud adalah “Jakarta”, ketahuilah bahwa
damaskus yg berada di luar negeri sana bukanlah damaskus yg sebenarnya termasuk
juga daerah “Ghuthah”, karena damaskus di luar negeri sana baru di resmikan
namanya pada saat runtuhnya khilafah, itu dilakukan agar khilafah tidak bangkit
kembali oleh para zionis, lihat kota damaskus “jakarta” banyak di kota ini
elemen2 masyarakat muslim yg terdiri dari ormas2 atau kelompok2 islam..
(catatan: coba bandingkan hadits tentang
keutamaan negeri syam diatas dengan keutamaan madinah, karena admin mempunyai
firasat bahwa negeri syam dan madinah saling berhubungan 1 sama lain melalui
fakta2 di dalam hadits2nya, dan sepertinya negeri2 akhir zaman dan madinah yg
ada di timur tengah yg selama ini kita ketahui itu telah di manipulasi oleh
kekuasaan bangsa arab yg bekerja sama dengan kaum zionis eropa pada saat
runtuhnya khilafah dahulu, ada kemungkinan ini disebabkan para zionis tidak mau
khilafah bangkit kembali, dan dikarenakan bangsa arab dahulu juga menyatakan
bahwa khalifah utsmani di turki itu telah durhaka atas penguasaan negeri2 arab
dengan pihak kerajaan arab saudi, maka dari itu pihak kerajaan arab saudi
berkonspirasi dengan kaum zionis untuk memanipulasi daerah2 arab sehingga
terpecah menjadi beberapa negara, yg kemudian negara2 yg telah terpecah ini
sebagiannya dinamai seperti negeri2 akhir zaman juga beserta kota2nya, yg
sebenarnya negeri2 akhir zaman berada di Indonesia dan juga termasuk kota
madinahnya, serta mereka juga merubah semua tafsir AL-Qur’an dan hadits tentang
negeri akhir zaman, semisal negeri saba dalam tafsir arab saudi adalah negeri
yaman di timur tengah yg sebenarnya adalah nama wilayah di pulau jawa) wallahu’alam..
Ada sebuah konspirasi besar yg di sembunyikan
oleh kaum zionis Israel di situs Us-israel.org tahun 2009, entah mengapa di
situs ini memajang peta indonesia dan ditandai dengan coretan2 merah,walaupun
sekarang situs itu mengubah halaman depannya yg dahulu sempat memajang peta
indonesia, tetapi tetap saja ada blog2 dan forum yg membahasnya, dan kejadian
itu tidak akan terhapus. Apakah yg mereka rencanakan untuk negeri ini?? apakah
ini ada hubungannya dengan perang akhir zaman atau perang dunia ke 3? Karena
indonesia adalah negeri akhir zaman dan sebagai pintu peperangan akhir zaman
atau perang dunia ke 3 (lihat situs berikut yg menyatakan bahwa ada orang2
mukmin palestina yg bermimpi bersamaan dan mimpinya adalah “palestina akan
dibebaskan oleh orang2 Indonesia” : http://www.bersamadakwah.com/2014/02/heboh-sejumlah-warga-palestina-mimpi-al.html). Sedangkan untuk hal yg
mengenai mimpi ada dalil2 ini :
Dari Anas dan Ubadah bin Ash Shamit ra bahwa
Rasulullah SAW bersabda, “ Mimpi orang beriman itu merupakan seperempat
puluh enam dari kenabian.” (HR Bukhari, Muslim, Ahmad, Turmudzi dan Abu
Daud)
Rasulullah SAW bersabda,” Jika zaman
itu telah dekat (kiamat) , banyak mimpi orang beriman tidak bohong. Dan,
sebenar benar mimpi di antara kalian adalah mimpi orang yang paling jujur dalam
perkataan.” (HR Muslim)
Rasulullah SAW bersabda , “ Tidak
tersisa dari kenabian, kecuali peringatan peringatan.” Mereka bertanya, “Apa
peringatan peringatan itu?” Rasulullah SAW menjawab, “ Mimpi yang baik atau
benar.” (HR.Bukhari)
Mungkin sepintas peta indonesia pada situs
us-israel.org memang sepele kelihatannya, namun paling tidak dengan hal sepele
yang demikian ini situs us-israel.org telah menjadi bahan
perbincangan yang hangat di dunia maya, dan tentunya diberbagai forum-forum
diskusi.
Forum kompas misalnya, salah satu forum
yang cukup serius membahas sesuatu berita yang masuk kedalam forum tersebut
juga tidak ketinggalanya membahas mengenai keberadaan situs tersebut, dan dari
pembicaraan yang ada di forum kompas, kelihatannya tidak ada satupun pembahasan
yang dapat mengungkap tentang keberadan situs us-israel.org
Bukan cuma forum kompas yang membahas tentang
keberadaan situs yang agaknya kontroversional ini, namun forum lain seperti
misalnya forum kafegaul juga turut serta untuk
membahasnya, dan tentu dengan berbagai komentar-komentar yang lain pula dari
para membernya.
Di Yahoo Answer Versi bahasa
Indonesia
juga tidak ketinggalan membahas tentang keberadaan situs ini, dan dengan
banyaknya pembahasan-pembahasan seputar situs us-israel.org membuat situs
tersebut semakin populer saja di ranah forum Indonesia, namun yang pasti belum
ada jawaban sampai kini, apa sebenarnya maksud peta yang terdapat disana?
Upadate:
Ada hal yang ganjil dengan situs us-israel.org bila kita melakukan pencarian melalui google.com bila menggunakan kata kunci “us-israel.org” dimana halaman index pencarian google akan mengarahkan kita ke sebuah situs yang beralamat di http://www.jewishvirtuallibrary.org. Coba masuk ke situs itu juga melalui google dan klik “terjemahkan halaman ini”, karena situs ini menyimpan semua rencana2 atau agenda2 israel di negara2 di dunia ini dan menyimpan sejarah2 mereka.
Ada hal yang ganjil dengan situs us-israel.org bila kita melakukan pencarian melalui google.com bila menggunakan kata kunci “us-israel.org” dimana halaman index pencarian google akan mengarahkan kita ke sebuah situs yang beralamat di http://www.jewishvirtuallibrary.org. Coba masuk ke situs itu juga melalui google dan klik “terjemahkan halaman ini”, karena situs ini menyimpan semua rencana2 atau agenda2 israel di negara2 di dunia ini dan menyimpan sejarah2 mereka.
Gambar: Pencarian Google Dengan Kata Kunci “us-israel.org”
Dan begitu juga bila kita melakukan pencarian
informasi ranking website tersebut di situs alexa.com , maka sama seperti
pencarian di google, bahwa situs alexa.com juga akan memperlihatkan ranking
website http://www.jewishvirtuallibrary.org dan bukan us-israel.org
Apakah yg disembunyikan israel untuk negeri
ini?? apakah ini hanya suatu kebetulan? atau ini suatu yg diada-adakan
utak-atik gathuk (menurut orang2 yg hanya melihat dari satu sudut pandang tanpa
menelusuri), ketahuilah utak-atik ghatuk atau cocoklogi itu sesungguhnya
berasal dari “bani jawi” atau orang jawa untuk
menghubung-hubungkan suatu kejanggalan atau kejadian melalui
“mitos/takhayul” yg tanpa dasar argumen atau dalil yg kuat untuk
menghubungkannya, “dan hal itu sama saja mencampur adukkan antara yg haq
dengan yg bathil”sementara pembahasan ilmu yg ada di artikel ini
berdasarkan landasan argumen yg kuat atau dalil yg kuat melalui ayat2 dari
AL-Qur’an dan sunnah (hadits) juga senjata pembeda “AL-Furqon”,
juga hal2 ilmiah berdasarkan tempat kejadian. Dan dari sekian banyaknya
ilmu2 yg ada di dalam artikel ini, tidak mungkinkan semua ini hanya kebetulan
yg diada-adakan? karena suatu kebetulan itu tidak mungkin terjadi
berulang-ulang, dan tidak mungkin suatu kebetulan itu berhubungan dengan
bermacam-macam argumen, yaitu kejadian yg akan terjadi di akhir zaman, letak
geografi negeri akhir zaman yg dimanipulasi, kejanggalan2 di dalam sebuah film
tentang akhir zaman, kejanggalan2 yg disembunyikan zionis tentang akhir zaman,
sejarah2 islam di Indonesia yg berdasarkan AL-Qur’an dan sunnah, dll.
kita harus kembali lagi ke sejarah negeri ini berdasarkan AL-Qur’an dan hadits….
Dan ada sesuatu yg aneh di Kantor Perdana
Menteri Israel dan Kantor Kedubes Israel di seluruh dunia terpampang nama
Ibukota Israel : JAVA TEL AVIV / JAWA TEL AVIV, dan MAHKOTA RABBI YAHUDI yang
menjadi imam Sinagog memakai gambar RUMAH JOGLO JAWA. Dengan demikian apakah
Bani Israel merasa menjadi keturunan Jawa, ataukah sebaliknya apakah orang2
jawa adalah keturunan bani israil ? Yang disebut Jawa adalah seluruh Etnik
Nusantara yang dulunya penghuni Benua Atlantis sebelum dikirim banjir besar
oleh Allah SWT, setelah banjir besar benua ini pecah menjadi 17.000 pulau yang
sekarang disebut Indonesia,
Dan Kami jadikan antara mereka dan antara
negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang
berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan.
Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan
aman. ﴾
Saba’:18 ﴿
Maka mereka berkata: “Ya Tuhan kami
jauhkanlah jarak perjalanan kami”, dan mereka menganiaya diri mereka
sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka
sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat
tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur. ﴾
Saba’:19 ﴿
hanya beberapa etnik yang masih tersisa,
selebihnya menjadi cikal bakal bangsa2 dunia antara lain bangsa India, Cina (
termasuk Jepang ), Eropa, Israel, Arab, dan Indian ( silahkan baca hasil
penelitian Prof. Santos selama 30 tahun tentang Benua Atlantis terbitan
Gramedia ). Dalam bahasa Jawi Kuno, arti jawa adalah moral atau akhlaq, maka
dalam percakapan sehari-hari apabila dikatakan seseorang dikatakan : “ora jowo”
berarti “tidak punya akhlaq atau tidak punya sopan santun”, sebutan jawa ini
sejak dulunya dipakai untuk menyebut keseluruhan wilayah nusantara, penyebutan
etnik2 sebagaimana berlaku saat ini adalah hasil taktik politik de vide et
impera para penjajah. Tahukah anda? bahwa di zaman para nabi dan zaman
rasulullah SAW dahulu sebenarnya negeri ini belum dinamai dengan nama
Indonesia, tetapi menamai pulau2nya dan nama2 tempat dinegeri ini dengan
“Perumpamaan-perumpamaan” sebagai contoh : pulau komodo, pulau seribu (QS.Saba:18-19), pulau seram, pulau
sulawesi (sula = pulau wesi =besi), wonosobo, sleman dll (begitu juga dengan
nama2 tempat yg tercantum didalam hadits2 dan manuskrip2 para sahabat dan
tabiin, mereka semua memakai nama “perumpamaan” untuk menyebutkan suatu tempat
atau negeri), Begitu juga dengan sejarah nabi adam As yg ternyata beliau ini juga
pernah ke negeri ini buka link ini :http://goo.gl/6rxmn1 . Di Nusantara ini yang
dikenal sebagai Raja Gunung adalah “SYAILENDRA” , menurut Dr. Daoed Yoesoef nama
Syailendra berasal dari kata saila dan indra, saila = raja dan indra = gunung,
dan menurut K.H Fahmy basya raja gunung adalah nabi daud As karena nabi
daud As dapat mengendalikan/menundukkan gunung-gunung,
“Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada
Daud kurnia dari Kami. (Kami berfirman): “Hai gunung-gunung dan
burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud, dan Kami telah
melunakkan besi untuknya, (yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan
ukurlah anyamannya; dan kerjakanlah amalan yang saleh. Sesungguhnya Aku melihat
apa yang kamu kerjakan.” (Saba’ 34:10-11)
“Bersabarlah atas segala apa yang mereka katakan;
dan ingatlah hamba Kami Daud yang mempunyai kekuatan; sesungguhnya dia amat
taat (kepada Tuhan).” “Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk
bertasbih bersama dia (Daud) di waktu petang dan pagi, dan (Kami
tundukkan pula) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masingnya amat
taat kepada Allah. Dan Kami kuatkan kerajaannya dan Kami berikan kepadanya
hikmah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan.” (Shaad 38:17-20)
Apakah ini menandakan kebenaran bahwa
borobudur yg dibuat oleh dinasti SYAILENDRA adalah peninggalan nabi sulaiman?
karena nabi sulaiman AS mewarisi kerajaan dan ilmu nabi daud AS.
Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: “Hai
Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi
segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata”. (
An Naml:16 ﴿
Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang
yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas
kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang
berat, ﴾ Ali Imran:105 ﴿
Doa Rasulullah untuk negeri Syam
Ibnu Umar berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Ya
Allah, berkahilah kami dalam negeri Syam dan negeri Yaman.” Sebagian sahabat
berkata, “Dan negeri Najd (dalam riwayat lain: Iraq)?” Beliau berkata, “Ya
Allah, berkahilah kami dalam negeri Syam dan negeri Yaman.” Sebagian sahabat
berkata, “Dan negeri Najd?” Beliau menjawab, “Di sana terdapat gempa, fitnah
dan keluarnya tanduk syaitan.” (HR. Bukhari no. 990)
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk
surga,
padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan
belum nyata orang-orang yang sabar. ﴾ Ali Imran:142 ﴿
Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk
manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu﴾ Al ‘Ankabut:43 ﴿
Rasulullah SAW bersabda :
“Barang siapa yang menyampaikan 1(satu) ilmu
saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah
tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.”(HR. Al-Bukhari)
























0 komentar:
Posting Komentar